Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
Baca Juga:
- Polsek Tanjung Morawa Gelar Bakti Sosial Bantu Korban Kebakaran di Desa Penara Kebun
- Lagi, Rumah Sekaligus Usaha Ponsel Warga di Tanjung Beringin Terbakar dan Nyaris Ludes
- Suami di Padang Lawas Utara Nekat Bakar Istri hingga Luka Berat, AKBP Yon Edi Winara : Tersangka dikenakan Ancaman 10 Tahun Penjara
Mandailing bukan sekadar nama daerah atau sebutan geografis di selatan Tapanuli. Ia adalah identitas, marwah, dan peradaban yang tumbuh dari akar sejarah panjang — jauh sebelum republik ini berdiri dan jauh sebelum kolonialisme menancapkan kuku kekuasaan di tanah Sumatera.
Kata Mandailing sendiri bukan hanya menunjuk wilayah, tetapi mencerminkan eksistensi suku atau clan dengan struktur sosial, adat, dan sistem pemerintahan yang mandiri. Dalam sejarahnya, suku Mandailing memiliki pola pemerintahan yang bercorak kesultanan, yang menjadi pusat nilai-nilai politik, ekonomi, dan budaya masyarakat di wilayah tersebut. Kesultanan Mandailing menjadi simbol kedaulatan lokal — di mana raja bukan sekadar penguasa, tetapi juga penjaga moral dan adat.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa Belanda sudah mengakui keberadaan suku atau puak Mandailing sejak tahun 1925. Bahkan dalam arsip Hindia Belanda dan catatan masa VOC, nama Mandailing telah muncul sebagai entitas sosial yang memiliki sistem pemerintahan sendiri, berbeda dari Batak Toba atau Angkola. Ini membuktikan bahwa Mandailing bukan sub-etnis, melainkan suku dengan akar historis yang jelas dan kedaulatan budayanya tersendiri.
Dalam hikayat lama, disebut bahwa para raja dan datu Mandailing menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan tetangga, termasuk Kesultanan Siak, Padang Lawas, dan bahkan beberapa kerajaan di pesisir barat. Struktur adatnya pun kaya — terdiri dari sistem marga, harajaon, dan dalihan na tolu yang menjaga keseimbangan sosial masyarakatnya.
Namun dalam arus modernisasi dan penyatuan administratif kolonial, identitas kesultanan dan kedaulatan adat Mandailing perlahan dihapus dari peta kekuasaan. Kolonial Belanda lebih memilih menggabungkan Mandailing ke dalam satuan Afdeeling Tapanuli, sehingga jejak kesultanan itu hanya tersisa dalam kisah lisan dan manuskrip lama.
Kini, saat bangsa ini berbicara tentang akar budaya dan pluralisme, penting untuk kembali menggali marwah Mandailing sebagai entitas bersejarah yang memiliki sistem nilai dan pemerintahan sendiri. Mengingat dan meneguhkan kembali sejarah kesultanan Mandailing bukan berarti nostalgia semata, tetapi upaya mengembalikan kesadaran akan jati diri dan martabat budaya.
Sebab bangsa yang kehilangan akar sejarahnya, akan mudah kehilangan arah masa depannya.
Dan Mandailing — dengan segala keunikan budaya, bahasa, adat, dan hikmahnya — telah memberi pelajaran: bahwa kedaulatan sejati lahir dari kesadaran akan jati diri, bukan dari pengakuan kekuasaan luar.
Mandailing adalah suku berdaulat, dengan sejarah yang hidup di nadi setiap marganya.
***
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota