Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
kota
Baca Juga:
LUBUK PAKAM - Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang trotoar Jalan Diponegoro, Kecamatan Lubuk Pakam, Kamis sore (23/10/2025).
Camat Lubuk Pakam, Rio Laka Dewa SSTP MAP yang memimpin penertiban menjelaskan, penertiban dilakukan sebagai langkah tegas pemerintah untuk menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, indah, dan nyaman bagi masyarakat.
"Seperti kita tahu, kawasan (Jalan Diponegoro) ini sudah lama terkesan dibiarkan terhadap hal-hal yang salah. Ke depan, dengan semangat yang sama, tim gabungan akan terus melakukan kegiatan ini demi kebaikan bersama," ujar Camat.
Selanjutnya, para pedagang direlokasi ke Jalan Sutomo, yang akan dijadikan sebagai sentra kuliner baru Kecamatan Lubuk Pakam.
"Para pedagang akan kita tata ulang di Jalan Sutomo. Lokasi itu akan menjadi wajah baru Lubuk Pakam yang tertata dan menjadi pusat kuliner yang rapi," kata Camat, pada penertiban yanv melibatkan unsur gabungan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan lainnya tersebut.
Untuk penertibannnya akan dilakukan secara bertahap dan berlanjut di sejumlah titik lainnya untuk memenuhi harapan masyarakat agar Lubuk Pakam menjadi lebih teratur dan sehat bagi semua pihak.
Sebelum penertiban dilakukan, pihak kecamatan telah memberikan surat pemberitahuan dan meminta agar pedagang membongkar lapak jualannya secara mandiri.
"Kesempatan pembongkaran mandiri sudah diberikan. Hari ini kita turun langsung karena semua sudah sesuai ketentuan. Kami berharap masyarakat ikut menjaga ketertiban. Kalau lingkungan tertata, Sehat Ekonominya, Sehat Masyarakatnya, dan tentu saja tingkat kriminalitas juga akan menurun," jelas Camat.
Untuk relokasi dan penataan sentra kuliner di Jalan Sutomo, sebut Camat, diupayakan akan selesai tahun ini. Namun, dengan catatan seluruh pedagang bersikap kooperatif. "Kami optimis hal ini bisa selesai tahun ini," tutur Camat.
Pak Udin, salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengapresiasi langkah Pemerintah Kecamatan Lubuk Pakam dalam menata ulang kawasan tersebut. Terlebih, Jalan Diponegoro kerap menimbulkan kemacetan, terutama malam hari.
"Selama ini kalau malam susah lewat, karena padat parkir kiri-kanan, jualan di atas trotoar. Jadi macet sekali," ungkap Pak Udin.
Pak Udin berharap para pedagang tidak kembali berjualan di lokasi yang sudah ditertibkan.
"Harapannya, pedagang-pedagang ini ditempatkan di tempat yang sudah disiapkan, supaya tidak balik lagi ke Jalan Diponegoro. Saya setuju relokasinya di Jalan Sutomo. Kalau dijadikan satu tempat, lebih tertata. Jangan sampai nanti ada dua lokasi yang tersebar, supaya tidak semrawut lagi," tutupnya.
Hadir pula pada penertiban tersebut, Kapolsek Lubuk Pakam, AKP Trisno Carlos Sihite dan perwakilan Koramil 06/Lubuk Pakam.rel
Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
kota
DPRK Aceh Utara Rekomendasikan LKPJ Bupati tahun Anggaran 2025 pada paripurna ke 3 Tahun 2026.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Desa dan Kelurahan Percontohan dalam rangka
News
Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia&ndashAceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
kota
Polresta Deli Serdang Uji Kesiapan Lewat Simulasi Sispam Kota
kota
Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana
kota
Polsek Medan Labuhan Ungkap Kasus Curas di Gang Jagung, Dua Pelaku Diamankan
kota
Shohibul Anshor Siregar LKPJ Medan 2025 Ungkap Kegagalan Struktural, Proyek Drainase Hanya Jadi "Pemborosan Negara"
kota
Bawa Senjata Tajam Dua Anggota Geng Motor di Marelan Diamankan Polres Belawan
kota
Pengungkapan Sehari,Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka
kota