Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Baca Juga:
- Bank Sumut Gandeng Tiga LPK-SO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
- Berulang Berganti Kasat dan Kapolsek, Balga Tidak Tersentuh, Tetap Eksis Edarkan Narkoba d Bilah Hilir
- Kuasa Hukum: Antonius Devolis Tumanggor Kooperatif Jalani Pemeriksaan Di Polrestabes Medan
Medan — Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Syahrir Nasution, menegaskan pentingnya penegakan hukum di sektor ekonomi dan perdagangan sebagai langkah fundamental untuk membangun keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Ia menilai, selama dua dekade terakhir, lemahnya penegakan hukum di bidang tersebut telah membuat rakyat Indonesia "hampir mati suri" secara sosial dan ekonomi.
"Penegakan hukum ekonomi dan perdagangan di Indonesia harus jelas dan berjalan," tegas Syahrir Nasution, Selasa (22/10).
Menurutnya, langkah-langkah yang kini mulai dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merupakan sinyal kuat adanya perubahan besar dalam sistem pengelolaan ekonomi nasional. Ia menyebut keberanian dan ketegaran Menteri Keuangan itu sebagai bentuk kesungguhan pemerintah dalam menegakkan disiplin ekonomi dan membersihkan berbagai praktik kecurangan yang selama ini menggerogoti sendi-sendi perekonomian rakyat.
"Langkah awal dan besar terhadap perubahan di dalam arus kepentingan selayaknya harus didukung all out oleh seluruh anak bangsa. Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjukkan keberanian dan ketegaran yang patut diapresiasi," ujar Syahrir.
Ia juga menilai bahwa pernyataan Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat menimbulkan "telinga terusik" justru menjadi alarm bagi seluruh aparat penegak hukum dan pelaku ekonomi. Menurutnya, ini merupakan momentum untuk memperbaiki sistem ekonomi nasional agar tidak lagi dikuasai oleh segelintir kepentingan yang merugikan rakyat.
"Pernyataannya menjadi tanda tanya besar—a big question—dan sekaligus peringatan bagi kita semua. Sudah saatnya penegakan hukum ekonomi dan perdagangan benar-benar berjalan, bukan sekadar slogan," tegasnya.
Syahrir juga menambahkan bahwa secara politis dan legitimasi, langkah Menteri Keuangan tersebut sejalan dengan kehendak rakyat dan visi Presiden untuk "membersihkan virus dan rayap-rayap ekonomi" yang selama ini meruntuhkan ketahanan ekonomi masyarakat.
"Pada hakikatnya, apa pun yang dilakukan Menteri Keuangan saat ini merupakan langkah yang memang ditunggu-tunggu rakyat. Secara politik dan legitimasi, hal itu sejalan dengan kemauan rakyat dan Presiden untuk menegakkan ekonomi yang bersih, adil, dan berpihak pada rakyat kecil," pungkas Syahrir Nasution.rel
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News