Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
News
Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dikoordinasikan oleh Dinas Perikanan dan Pangan, Kamis (16/10/2025), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS), menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Koto Baru, Kecamatan Kubung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang PIPS Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Baitul Azwar, yang mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan agenda TPID.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi Pemkab Solok dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi jelang akhir tahun, sejalan dengan arahan nasional untuk memastikan ketersediaan pangan dan kestabilan harga di tingkat daerah.
.Dijelaskan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Syoufitri, dan dihadiri oleh ratusan masyarakat yang antusias memburu bahan pangan serta kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Dengan tujuan
Gerakan pangan murah ini menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus menekan laju inflasi di daerah.
Kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga wajar, terutama di tengah fluktuasi harga di pasar.
Dalam hal ini, Pemkab Solok dalam pelaksanaan GPM kali ini menggandeng berbagai pihak termasuk BULOG. .
Beragam komoditas strategis disediakan dengan harga di bawah pasar, mulai dari beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, tepung, hingga kebutuhan rumah tangga seperti sabun, dan deterjen.
Berdasarkan data TPID Kabupaten Solok, hasil penjualan dalam kegiatan tersebut mencatat:
• Jumlah pengunjung: sekitar 100 orang
• Ikan BBI: 50 kg terjual habis
• Beras SPHP: tersedia 100 kg, terjual 10 kg
• Gula pasir Rose Brand: tersedia 60 kg, terjual 27 kg
• Minyak Kita (1 liter): tersedia 36 liter, terjual 29 liter
• Minyak goreng Kita Bantalan (1 liter): tersedia 24 liter, terjual 20 liter.
Syoufitri mengatakan, Respons masyarakat sangat positif. Mereka senang karena bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah tanpa harus jauh-jauh ke pasar,.
DIa berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi daerah.(YOSE)
Tilang Menurun, Kesadaran Meningkat! Operasi Patuh Toba 2026 Polres Samosir Berbuah Positif
News
Medan sumut24.co Aksi perjudian di sejumlah titik di wilayah, Kabupaten Karo, Sumateta Utara jenis diduga milik dua oknum TNI digandrungi
Hukum
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menjalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber
News
Dari Komitmen Menuju Aksi Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim Peng ChimingMenteri Lingkungan Hidup Taiwan Menggerakkan Ak
News
Tiga Santri RTQ AlFurqan Khatam Hafalan 30 Juz dalam Dua Pekan
News
Jakarta Polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan setelah ia hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur,
News
Bupati Saipullah Nasution Kucurkan 20 Ribu Bibit Kakao untuk Petani Madina, Ekonomi Warga Jadi Target
News
Paket dari Medan Bikin Curiga, Polres Padangsidimpuan Temukan Sabu di Kantor JNE
News
Pelantikan 23 Wali Nagari Terpilih dan Ketua TPPKK Nagari Pada pilwana Serentak se Kebupaten Solok Tahun 2026
News
Sekda Kota Solok Terima Audiensi Pengurus Solok Saiyo Sakato (S3
News