DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS, Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern
kota
Baca Juga:Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, angkat bicara terkait kondisi memprihatinkan sisa galian yang terbengkalai di Jalan Alfalah Raya, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur. Galian tersebut kini menimbulkan genangan lumpur yang licin saat hujan turun, bahkan telah menimbulkan korban jiwa.
"Kita mendesak agar segera galian itu dibenahi. Jangan asal kerja lalu ditinggal begitu saja. Apalagi kemarin hujan deras, lumpur menumpuk, jalan jadi licin, semua aktivitas warga terganggu," tegas Lailatul Badri kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
Lailatul mengungkapkan, dirinya menerima langsung laporan dari warga sekitar yang resah atas kondisi tersebut. Bahkan, lokasi galian hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumahnya.
"Ada beberapa warga yang datang langsung mengadu karena sudah ada yang jatuh. Saya juga sudah cek ke pihak Pemko Medan, tapi mereka mengaku bukan proyek dari Pemko. Ini yang sedang kita telusuri," ujarnya.
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, hingga kini belum ada instansi yang mengaku bertanggung jawab atas proyek galian tersebut. Ia pun meminta pemerintah setempat segera turun tangan sebelum semakin banyak korban berjatuhan.
"Tidak boleh dibiarkan seperti ini. Galian harus segera diperbaiki, minimal dipadatkan sementara agar aman dilalui," katanya.
Keluhan juga datang dari warga sekitar. Andi, salah satu warga yang menjadi korban, mengaku terjatuh saat melintasi jalan yang dipenuhi lumpur akibat galian.
"Semalam hujan deras, air dan lumpur menggenang. Jalan jadi sangat licin. Saya pun jatuh saat melintas," keluhnya.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan bahwa galian tersebut diduga merupakan proyek drainase. Namun, hingga saat ini tidak terdapat papan proyek ataupun tanda informasi siapa pelaksananya. Akibatnya, warga dan para pedagang di sekitar Jalan Alfalah Raya harus menggunakan triplek dan papan untuk menutupi genangan lumpur agar bisa tetap beraktivitas.
Tak hanya di Jalan Alfalah Raya, kondisi serupa juga terlihat di Jalan Ibrahim Umar, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, yang mengalami dampak dari galian terbengkalai.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: siapa sebenarnya pihak pelaksana proyek galian tersebut? Lailatul Badri bersama Komisi IV DPRD Medan masih terus menelusuri asal-usul proyek untuk menuntut pertanggungjawaban.
"Kami akan terus kawal ini. Jangan sampai karena kelalaian, rakyat jadi korban," tutup Lailatul.(Rel)
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern
kota
"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
kota
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Yang Menyimpan Sabu di Pantai labu
kota
Mahasiswa Magister UNAS Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi
kota
sumut24.co ASAHAN, Hak Guna Usaha (HGU) yang telah melewati masa berlakunya menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat yang dibuka seca
News
Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani
kota
Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah
kota
Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gu
kota
Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Yayasan Baruna Husada
kota