Kamis, 16 Juli 2026

Datuk Iskandar Muda: Jangan Biarkan Masyarakat Medan Jadi Korban Utama Kisruh Distribusi BBM

Administrator - Rabu, 15 Juli 2026 22:43 WIB
Datuk Iskandar Muda: Jangan Biarkan Masyarakat Medan Jadi Korban Utama Kisruh Distribusi BBM
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Datuk Iskandar Muda. Foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

-Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS, Datuk Iskandar Muda, menyoroti dampak luas antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai SPBU di Kota Medan dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar masalah ketersediaan BBM, tetapi telah menjadi beban psikologis dan sosial yang harus ditanggung masyarakat akibat buruknya tata kelola distribusi.


Datuk Iskandar Muda mengatakan masyarakat Medan merupakan pihak yang paling dirugikan dari kondisi tersebut. Warga harus menghabiskan waktu berjam-jam mengantre, bahkan hingga larut malam, hanya untuk mendapatkan BBM yang menjadi kebutuhan pokok dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


"Yang paling memprihatinkan adalah kondisi psikologis masyarakat Medan yang terus disusahkan. Mereka harus mengantre hingga malam, kehilangan waktu bersama keluarga, kelelahan, dan pada akhirnya aktivitas ekonomi maupun pekerjaan ikut terganggu. Ini tentu tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa," ujarnya saat ditanya terkait persoalan ini, Rabu (14/07/2026).


Ia menilai antrean panjang di SPBU juga memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Medan. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengendara yang mengisi BBM, tetapi juga masyarakat lain yang harus terjebak kemacetan sehingga produktivitas menurun dan aktivitas publik terganggu.


Menurut Datuk Iskandar Muda, kondisi tersebut diduga dipicu oleh persoalan tata kelola distribusi BBM yang tidak berjalan dengan baik. Karena itu, ia meminta Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak terus berulang.


"Kalau memang penyebabnya adalah salah kelola distribusi, maka itu harus segera dibenahi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat lemahnya manajemen distribusi. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan alasan, tetapi solusi yang cepat dan nyata," tegasnya.


Ia juga meminta pemerintah Kota Medan untuk terus berkoordinasi dengan Pertamina dan seluruh pihak terkait guna memastikan distribusi BBM kembali normal serta mengantisipasi dampak lanjutan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun perekonomian Kota Medan.


"Jangan biarkan warga terus menanggung kerugian. Distribusi BBM harus segera dipulihkan agar antrean hilang, kemacetan berkurang, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal," pungkasnya. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Saipul Bahri SE Minta Inspektorat Bantu Walikota Tindak Tegas ASN Terlibat Judol dan Narkoba
Pimpinan DPRD Medan Dukung Penyusunan RUU Pidana LGBT
Apresiasi Tim Cakrawala, Asal PAD Parkir Meningkat Signifikan
Polemik Pengangkatan Kepling X Glugur Darat I Disoal Warga, Lailatul Badri : Kita Minta Ini Menjadi Perhatian Serius Wali Kota Medan
Golkar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dorong Kinerja Pembangunan Medan
DPRD Kota Medan Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Rp592,2 Miliar
komentar
beritaTerbaru