Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
kota
Baca Juga:
- Buka-bukaan! Tersangka Baru Korupsi Smart Village Rp1,7 Miliar, Mainul Lubis: Saya Akan Buka Semua yang Tertutup
- Produksi Tumbuh Dua Digit, Kebun Bah Birung Ulu Perkuat Transformasi dan Pemberdayaan Masyarakat
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Medan – Lembaga Transparansi Sumatera Utara (LETRAS) menyoroti pelaksanaan program swasembada pangan jagung di Kebun Adolina, PTPN IV Regional II. Program strategis pemerintah yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani lokal itu, dinilai sarat praktik tidak transparan.
Dalam pernyataan sikapnya, Kordinator Aksi LETRAS Fahmi, menilai adanya dugaan penyimpangan terkait keterlibatan vendor dalam pelaksanaan program tersebut. Menurut mereka, penggunaan vendor justru menambah biaya dan berpotensi merugikan masyarakat karena diduga tidak melibatkan petani lokal sebagaimana mestinya.
"Dengan adanya keterlibatan vendor, tentunya biaya akan semakin besar karena mereka pasti mencari keuntungan. Hal ini patut diduga sebagai upaya memperkaya kelompok tertentu di PTPN IV Regional II," Kata Koordinator Aksi LETRAS Fahmi, Selasa (30/9/2025).
Atas dugaan penyimpangan itu, LETRAS menyampaikan lima poin desakan. Pertama, meminta Direktur Utama Palm.Co segera mencopot serta mengevaluasi kinerja Region Head PTPN IV Regional II. Kedua, mendesak Region Head PTPN IV Regional II untuk mencopot dan mengevaluasi kinerja Manajer Kebun Adolina.
Selain itu, LETRAS juga mendorong Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pada program swasembada jagung tersebut, termasuk memanggil dan memeriksa Region Head, Manajer Kebun Adolina, serta pihak vendor terkait.
Tak hanya itu, lembaga yang berbasis di Medan tersebut juga meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap luas lahan, jumlah bibit, pupuk, hingga hasil panen jagung di Kebun Adolina.
"Program ini sangat mulia untuk mendukung ketahanan pangan nasional, jangan sampai justru diselewengkan untuk kepentingan kelompok tertentu," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PTPN IV Regional II maupun Kebun Adolina belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan LETRAS.red2
Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
kota
Penjelasan Pemerintah Kota Solok Mengenai Pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026
kota
Pemasok Narkoba di Helen&rsquos Night Mart Diamankan Polrestabes Medan.
kota
Gelar Pra Rekontruksi di Helen&rsquos Night Mart Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Peredaran Vape Narkoba
kota
Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Modus Baru Peredaran Ganja Manfaatkan Pohon Bambu Jadi Gudang Penyimpanan
kota
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
kota
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
kota