Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Baca Juga:
- Akhir Penantian Warga! Jembatan Sungai Siabu Rp13,8 Miliar Resmi Dibangun, Hubungkan Barumun Selatan-Ulu Sosa
- Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibio-bio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan
- Bobby Nasution Pastikan Jalan Helvetia Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus 2026, Lebar Jalan Ditambah hingga 14 Meter
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Hendra Dermawan Siregar, menjelaskan berdasarkan data Kementerian PUPR tahun 2024, kondisi jalan mantap (baik dan sedang) di Sumut baru mencapai 72,76 persen.
"Kalau dihitung, kondisi jalan mantap kita sekitar 2.185 kilometer, sedangkan sisanya, sekitar 900 kilometer lagi, masih belum baik. Itu jadi fokus pekerjaan kita ke depan," ujar Hendra di Medan, Senin (22/9).
Menurutnya, keterbatasan keuangan daerah membuat penanganan jalan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena itu, Pemprov menetapkan prioritas pembangunan melalui program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
*Yang utama kita perbaiki dulu jalan yang mendukung ketahanan pangan, misalnya di Asahan, Batubara, dan Deli Serdang. Setelah itu, baru kita arahkan untuk jalan penunjang hasil pertanian, perekonomian, hingga pariwisata," katanya.
Hendra menekankan, besaran anggaran perbaikan tidak bisa disamaratakan. Misalnya, jalan di Nias jelas berbeda biayanya dengan di kawasan dekat Medan.
"Faktor geografis, material, hingga kearifan lokal sangat memengaruhi," jelasnya.
Selain perbaikan, Pemprov juga menempuh langkah preventif dengan melakukan pemeliharaan rutin dan berkala agar kerusakan tidak semakin meluas.
"Jadi tidak menunggu sampai parah baru diperbaiki," ujarnya.
Menyinggung target ke depan, Hendra menyebut Pemprov menyiapkan roadmap hingga 2029.
"Dalam lima tahun, kita proyeksikan kondisi jalan mantap bisa naik sekitar 12 persen. Jadi dari 72,76 persen sekarang, akan kita tingkatkan jadi 88 persen pada 2029," sebutnya.
Meski masih akan tersisa sekitar 12 persen jalan yang belum mantap, Hendra menilai capaian itu cukup signifikan.
"Yang penting masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya, khususnya dalam mempermudah akses pertanian, perdagangan, dan sektor lain yang menopang ekonomi Sumut," pungkasnya.
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota