Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
- Rico Waas Investigasi Masuknya Komunitas Lari ke Stadion Teladan, Pemko Tegaskan Tak Pernah Beri Izin
- Buka Jambore Cabang Kota Medan 2026, Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter dan Disiplin Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
- MBG Bawa Multiplier Effect, Wali Kota Medan : Anak Sehat, Ekonomi Rakyat Meningkat
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Airin Rico Waas, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan global.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi Pelatihan Branding UMKM di Hotel Grand Kanaya, Jumat (19/9/2025).
Kegiatan yang digelar Komisi X DPR RI bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu dihadiri antara lain oleh Anggota DPR RI Lestari Moerdijat serta para pelaku UMKM Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Airin menyelempangkan songket Melayu kepada Lestari Moerdijat sebagai bentuk penghormatan sekaligus penguatan identitas lokal.
Menurut Airin, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Kota Medan.
"Lebih dari 90 persen pelaku usaha kita adalah UMKM yang berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penggerak roda ekonomi lokal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas UMKM harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.
Ia menekankan bahwa di era persaingan global, kualitas produk saja tidak cukup. UMKM dituntut memiliki strategi branding yang tepat agar produk mampu dikenal, dipercaya, dan dipilih konsumen, baik di pasar lokal, nasional, maupun internasional.
"Branding bukan sekadar nama atau logo, melainkan identitas, citra, dan nilai yang melekat pada produk maupun usaha kita," tegasnya.
Airin mengajak pelaku UMKM Medan untuk memanfaatkan kegiatan pelatihan tersebut guna menyerap ilmu, berbagi pengalaman, dan mengaplikasikannya dalam pengembangan usaha.
Ia menambahkan, Pemko Medan berkomitmen mendukung UMKM melalui program pelatihan, akses permodalan, digitalisasi, hingga perluasan pasar.
"Namun semua itu akan semakin efektif jika pelaku UMKM sendiri terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan membangun branding yang kuat. Mari kita buktikan bahwa UMKM Kota Medan mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Lestari Moerdijat dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pelatihan ini memberikan angin segar bagi pengembangan UMKM.
"UMKM merupakan penopang utama ekonomi, yang kalau dikelola dengan baik akan siap bersaing di pasar. Besarnya populasi UMKM adalah salah satu jalan kita menciptakan Indonesia adil, makmur, dan sejahtera," ujarnya.
Lestari juga mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan UMKM dengan memanfaatkan kearifan lokal yang diselaraskan dengan mekanisme produksi modern.(Rel)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News