Polresta Deli Serdang Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026
Polresta Deli Serdang Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026
kota
Baca Juga:
Tokoh masyarakat dan pemerhati keislaman, H. Syahrir Nasution, menyampaikan pesan penting tentang urgensi lahirnya pemimpin bangsa dari lingkungan masjid. Pesan tersebut ia sampaikan dalam refleksi menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bulan yang penuh teladan kepemimpinan Rasulullah.
Menurut Syahrir, sila kelima Pancasila, "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia", hanya dapat diwujudkan jika bangsa ini dipimpin oleh sosok yang dibesarkan dengan nilai-nilai Islam, akhlak mulia, dan kedekatan dengan masjid. "Keadilan sosial itu bukan sekadar semboyan. Ia akan lahir bila pemimpin bangsa berasal dari masjid, tempat pembinaan akidah, akhlak, dan kepedulian sosial," ungkapnya.
Pemimpin adalah Kader Islam
Syahrir menekankan bahwa dalam Islam, setiap muslim sejatinya adalah pemimpin. Hal ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW: "Kullukum ra'in wa kullukum mas'ulun 'an ra'iyyatihi" (Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya).
"Bagi umat Islam Indonesia, hal ini tidak bisa lagi ditawar. Islam jelas menegaskan bahwa kader Islam adalah pemimpin, minimal bagi keluarganya. Apalagi jika mendapat pendidikan politik yang benar dan Islami, maka ia akan siap menjadi pemimpin umat dan bangsa," tegasnya.
Politik Tidak Boleh Dijauhkan dari Masjid
Lebih lanjut, Syahrir mengingatkan agar umat Islam tidak terkecoh dengan propaganda segelintir pihak yang mengatakan bahwa politik kotor dan tidak boleh dibicarakan di masjid. Menurutnya, pandangan itu adalah provokasi untuk melemahkan kader-kader muda Islam.
"Jangan mau terkecoh. Kalau kita menjauhkan masjid dari pembahasan politik, berarti kita sedang menjauhkan umat dari tanggung jawab kepemimpinan. Padahal masjid sejak zaman Rasulullah bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat musyawarah, pendidikan, ekonomi, bahkan strategi pemerintahan," jelas Syahrir.
Meneladani Kepemimpinan Rasulullah
Di bulan Maulid Nabi ini, Syahrir menyerukan agar umat meneladani kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW. Rasulullah tidak hanya menjadi teladan akhlak, tetapi juga seorang negarawan yang mampu membangun masyarakat madani penuh keadilan.
"Rasulullah berhasil mencerdaskan umatnya, memimpin dengan adil, dan menegakkan amar ma'ruf nahi munkar. Jika bangsa ini ingin maju, maka pemimpin yang lahir dari masjid harus kembali ke panggung utama, bukan hanya menjadi penonton," katanya.
Masjid Sebagai Pusat Peradaban
Syahrir menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa sejarah Islam membuktikan masjid adalah pusat lahirnya peradaban. Dari masjid lahir ulama, cendekiawan, pejuang, dan pemimpin besar yang membawa kejayaan umat.
"Masjid harus kembali menjadi pusat lahirnya pemimpin bangsa. Dari tempat inilah akan lahir generasi berakhlak, berilmu, dan berani membela kebenaran. Hanya dengan cara itu kita bisa mewujudkan cita-cita Pancasila: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.***
Polresta Deli Serdang Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali teguhkan komitmen kebangsaan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun
News
Bupati Ondim Temui Mensos, Bahas Percepatan Penanganan Bencana di Langkat
kota
sumut24.co MedanTim Nasional (Timnas) Vietnam U19 menggelar sesi latihan di Lapangan Sepakbola, Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri perayaan Festival Seni Budaya Buddhis 2026, dalam rangka memperingati
kota
sumut24.co JakartaDalam rangka menegaskan komitmen Telkomsel untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis dalam menjawab dinami
Ekbis
Jakarta, SUMUT24.co Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacud
News
Sumatera Utara MAVI Korwil Sumatera Utara dibawah komando Kombes Pol A Azaz Siagian menyatakan kesiapan penuh dalam menggelar Kejuaraan
Sport
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolda Sumut Tegaskan Nilai Persatuan Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan Bangsa
kota
MEDAN SUMUT24.CO Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, Garuda Muda mengusung target meraih kemenangan perdana untuk menjaga pelu
Sport