Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Baca Juga:
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Solok Kamis, 7 Agustus 2025, di aula Dispersip Koto Baru di tengah upaya efisiensi anggaran,
justru melahirkan gebrakan yang inovatif, untuk pertama kalinya, dinas ini menggelar Pelatihan Affiliate Marketing yang menyasar masyarakat umum dan mahasiswa, sebagai bentuk adaptasi terhadap arus ekonomi digital yang kian deras mengalir lewat media sosial dan platform e-commerce.
Kegiatan ini mengusung tema menarik: "Banjir Saldo dari Mana Pun Tanpa Ribet". Tema ini bukan sekadar gimmick, tetapi menggambarkan semangat untuk menciptakan peluang ekonomi baru — langsung dari gawai, dari rumah, dari desa.
Ketua Pelaksana sekaligus Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan, Wilma Montezi, A.Md, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi. "Pendaftaran kami buka secara online, hanya dalam sehari kuota langsung penuh. Terdiri dari 20 orang masyarakat umum dan 10 peserta internal termasuk mahasiswa praktik lapangan," ungkapnya.
Wilma mengatakan , tren sosial media hari ini sudah menyatu dengan e-commerce. Maka, langkah Dispersip menjawab tantangan zaman dengan pembekalan digital bukan lagi opsional, tetapi sebuah kebutuhan.
Kepala Dispersip Kabupaten Solok, Drs. Zulmarnus, dalam sambutannya menegaskan bahwa perpustakaan saat ini tak lagi sekadar tempat membaca. "Perpustakaan harus menjadi ruang inovasi dan transformasi digital masyarakat. Kalau bukan kita yang mengedukasi, siapa lagi? Teknologi sudah berbasis AI, literasi kita pun harus berkembang.
Zulmarnus berharap setelah pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami, tetapi mampu menghasilkan cuan dari konten, dan meminta pemateri untuk tidak pelit berbagi ilmu.
Dijelaskan Zulmarnus yang menjadi pemateri adalah Supri Ardi, S.Kom., M.I.Kom, Pranata Komputer Ahli Pertama Dinas Kominfo Kabupaten Solok, yang juga dikenal sebagai kreator konten aktif dan pelaku affiliate marketing. Dalam materinya berjudul "Cerdas Bermedia Sosial di Era 5.0" dan "Menghasilkan Uang dari Affiliate", Supri menekankan pentingnya konsistensi, kualitas konten, dan kepercayaan digital.
Salah satu peserta, Silvilestari, mengaku senang mengikuti pelatihan ini. "Terima kasih kepada Dispersip dan pemateri. Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, agar generasi muda tidak lagi menyalahgunakan media sosial, tapi menjadikannya ladang rezeki dan berkarya," tuturnya penuh harap.
Dengan kegiatan seperti ini, Dispersip Kabupaten Solok menunjukkan bahwa literasi digital adalah masa depan. Dari rak buku menuju dompet digital, perpustakaan kini bergerak dinamis membentuk masyarakat yang melek teknologi dan mandiri secara ekonomi.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel
News
Terduga Korban MBG Karo Dirujuk ke RSCM, Publik Bertanya RS Sumut Tak Mampu?
News
Sah! Dr. Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai 2026&ndash2031 Secara Aklamasi
News
Polsek STM Hilir Patroli ke warung warung di Talun Kenas dan Gunung Rintih, Cek Dugaan Togel Macau dan Narkoba
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Jambore Kader Posyandu keXIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun
News
Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asalusul CPO
News
Jakarta, realme, brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat didunia, akan kembali berkolaborasi dengan Warner Bros. Discovery Global Cons
Cinema
Jambi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial in
News
Jakarta Prograam Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 tengah memasuki tahap seleksi peserta oleh mitra penyele
News
Medan Dikenal sebagai salah satu kota dengan kekayaan kuliner yang beragam. Mulai dari makanan khas seperti lontong Medan, soto Medan, hin
Tips