Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
Baca Juga:
Pengisian jabatan strategis di instansi teknis tak cukup hanya mengandalkan kemampuan manajerial atau administratif semata. Dibutuhkan sosok yang tidak hanya mampu mengelola birokrasi, tapi juga memiliki keahlian teknis untuk menganalisis, mengarahkan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan—khususnya di bidang infrastruktur, kata Sutrisno Pangaribuan sesepuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara kepada wartawan saat dimintai komentarnya, Selasa(5/8).
Penempatan pejabat yang tidak sesuai dengan keilmuan bidangnya, seperti di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, justru berisiko besar menciptakan kesalahan dalam pengambilan keputusan serta membuka peluang penyalahgunaan anggaran.
Sudah saatnya prinsip meritokrasi dan profesionalitas ditegakkan. Reformasi birokrasi akan sulit tercapai jika jabatan teknis terus diisi oleh figur yang tidak kompeten secara substansi, hanya karena alasan kedekatan atau loyalitas, tegas Sutrisno ex anggota DPRD Sumut lagi.
Pasalnya dugaan praktik korupsi di Sumatera Utara diyakini sulit diberantas secara tuntas. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah sistem perekrutan pejabat yang dinilai tidak layak dan jauh dari prinsip profesionalitas.
Alih-alih sejumlah pejabat justru diduga dipilih karena kedekatan emosional dengan atasan. Penempatan berbasis hubungan personal ini membuka celah besar bagi terjadinya penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi di tubuh birokrasi pemerintahan Sumut.
Kondisi ini memperlemah daya tahan institusi dalam menghadapi tantangan pembangunan, serta memperburuk kepercayaan publik terhadap kinerja aparatur negara di daerah tersebut.
Sebagaimana diketahui, Plt Kadis PUPR Pemprovsu Hendra Dermawan Siregar jelas bukan memiliki ilmu tehknis sipil, ungkap Sutrisno.
Begitu juga Kadis Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, yang tidak memiliki dasar akademik di bidang pendidikan. Keduanya merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), bukan lulusan bidang spesifik yang seharusnya menopang jabatan teknis yang kini mereka duduki.
Lanjut Sutrisno mengatakan, penunjukan pejabat yang tidak relevan dengan tugas pokok dan fungsi instansinya ini menimbulkan pertanyaan besar. Gubernur Sumut Bobby Nasution pun diduga turut andil dalam menciptakan situasi yang rawan penyalahgunaan wewenang, dengan menempatkan figur-figur yang dinilai tidak kompeten secara teknis, bebernya.
Akibatnya, para pejabat ini diyakini tak memiliki pemahaman yang memadai mengenai seluk-beluk teknis pembangunan infrastruktur maupun pengelolaan sistem pendidikan. Situasi tersebut membuka peluang besar terjadinya celah-celah korupsi, karena lemahnya kontrol dan pemahaman terhadap pelaksanaan program kerja yang berbasis teknis.
Hingga berita ini sangat disayangkan kedua pejabat saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/8) tak merespons panggilan selulernya.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan
News
BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.
News
TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.
kota
SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030
News
Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional
News
Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah
News
Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu
News
BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e
News
sumut24.co MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang
kota
SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA
News