Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai: Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Baca Juga:
- Sinergi Pemimpin Daerah: Bobby Nasution dan Bupati Taufik Zainal Abidin Padati Stadion Utama Sumut, Nobar Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
- Wali Kota Tanjungbalai Nobar Film The Hostage’s Hero, Perkuat Nasionalisme dan Sinergitas Forkopimda
- Dukung Trauma Healing Pascabencana, PLN Siapkan Kelistrikan Untuk Nobar Bersama Presiden RI Di Posko Pengungsi Batuhula Batang Toru
Ribuan masyarakat Kota Medan antusias memadati halaman depan Balai Kota dan jalan Raden Saleh untuk nonton bareng (nobar) pertandingan Final Piala AFF U- 23 antara Timnas Indonesia melawan Vietnam melalui layar videotron besar, Selasa (29/7/25) malam. Antusiasme luar biasa ini mencerminkan semangat juang Garuda Muda yang pantang menyerah, meskipun harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor akhir 1- 0.
Nobar yang digelar oleh Pemko Medan ini sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan timnas di laga Piala AFF U- 23 tahun 2025. Selain itu Nobar ini juga menjadi wadah yang diberikan Pemko Medan kepada masyarakat untuk mendukung Timnas U- 23.
Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai jalannya nobar. Dua layar Videotron besar dipasang di depan Balai Kota dan di Jalan Raden Saleh (Jembatan). Sekitar pukul 18.00 Wib masyarakat Kota Medan mulai berdatangan ke Balai Kota. Melalui Nobar ini kita bangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme.
Acara nobar sendiri berlangsung santai tanpa adanya seremonial. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas duduk lesehan membersamai masyarakat. Rico Waas pun menikmati jalannya pertandingan tersebut. Hadir dan ikut Nobar Anggota DPRD kota Medan Muhammad Afri Rizki Lubis, Sekda Wiriya Alrahman dan unsur Forkopimda serta Pimpinan Perangkat Daerah Kota Medan.
Saat pertandingan dimulai, tepuk tangan dan sorakan masyarakat memberi semangat pun beberapa kali terdengar ketika Timnas Indonesia membawa bola dan melakukan serangan ke gawang Vietnam.
Indonesia memiliki peluang pertama di menit kelima melalui Bola tandukan Jens Raven dalam situasi lemparan ke dalam melayang di atas mistar gawang. Selanjutnya Vietnam balik mengancam di menit ke-12. Bola tembakan luar kotak penalti Nguyen Van Truong masih menyamping dari gawang Indonesia.
Di menit ke-36 pemain Vietnam Nguyen Cong Phuong mencetak gol dengan menyambar bola muntah di kotak penalti dalam situasi sepak pojok. Vietnam memimpin 1-0 dan bertahan hingga turun minum.
Dibabak kedua Timnas Indonesia masih kesulitan menembus pertahanan Vietnam. Serangan demi serangan dicoba oleh Timnas Indonesia namun tidak ada yang menghasilkan gol.
Akhirnya setelah wasit meniupkan peluit panjang Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam di final Piala AFF U-23 2025. Garuda Muda harus puas jadi runner-up setelah dikalahkan Vietnam 1- 0.
Usai Nobar Wali Kota Medan Rico Waas menanggapi pertandingan Timnas Indonesia U-23 melawan Vietnam. Menurut Rico Waas permainan cukup ketat. Meskipun kalah kita tetap respect dan apresiasi terhadap Timnas Indonesia karena sampai di menit akhir pertandingan tensi permainan tidak turun dan para pemain tetap semangat.
"Ini yang membuat masyarakat tetap stay menonton, tidak pulang meskipun Timnas Indonesia tertinggal tapi punya harapan kita bisa membobol pertahanan dan gawang Vietnam", kata Rico Waas
Secara pribadi, Rico Waas menilai kedua tim yang bertanding Final Piala AFF U- 23 ini imbang. Namun bagi Timnas Indonesia tinggal butuh kesempatan sedikit saja untuk membobol pertahanan Vietnam. "Kualitas Timnas Indonesia sudah mantab, hanya tinggal diperkuat lagi aja", ujar Rico Waas.
Melihat antusias masyarakat yang hadir dalam Nobar ini, Rico Waas bersyukur masyarakat ramai yang datang dan tertib. Tentunya ini menandakan bahwa masyarakat betul-betul cinta sama olahraga dan cinta dengan Timnas Indonesia sehingga benar-benar ingin mendukung.
"Kita bisa lihat walaupun Timnas kalah dan tidak beruntung pada kali ini, masyarakat juga tidak meluapkan kekecewaan yang berlebihan. Tetap ada respect yang tinggi kepada Timnas. bagi kami itu salah satu yang terpenting, artinya kita selalu punya harapan tentang bagaimana perjalanan Timnas kita untuk menjuarai dari waktu ke waktu, itu yang paling penting tentang harapan kedepannya", jelas Rico Waas.
Selanjutnya di sela babak pertama dan akhir pertandingan, Rico Waas memberikan hadiah kepada 6 orang masyarakat yang dapat menjawab pertanyaan. Games ini pun menambah keseruan Nobar Final Piala AFF U- 23. (Rel)
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
kota
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News
Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Sidodadi
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pelaksanaan Seleksi Mahasiswa Mandiri (SMM) Tahap I Tahun 2026 yang berlangsun
kota
sumut24.co MEDAN, P6T PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) pukul 09.39 WIB. Pemulihan
kota