Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
Baca Juga:
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Bupati Asahan Terima Hasil Exit Meeting BPK, Realisasi Belanja Dan Peringkat Ketiga se-Sumut
- Wabup Candra Ajak BKMT Kabupaten Solok Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat.
DELISERDANG – Keputusan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, yang menyegel bangunan Sekolah Al-Washliyah Pertumbukan di Kecamatan Galang menuai kecaman luas dari masyarakat. Penyegelan tersebut menyebabkan proses belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Washliyah lumpuh, dan membuat para siswa terpaksa belajar di luar ruang kelas, Senin (14/7/2025).
Kondisi memilukan itu terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Dalam salah satu video yang viral, seorang siswa dengan suara parau dan mata berkaca-kaca menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto.
> "Pak Presiden, kami mau sekolah, Pak. Sekolah kami disegel, Pak…" ucap sang siswa dengan raut sedih dan air mata mengalir di pipinya.
Video tersebut langsung menyebar luas dan memicu empati netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang dinilai tidak manusiawi karena menyasar fasilitas pendidikan dan berdampak langsung pada anak-anak.
Di lokasi, terlihat para siswa duduk di pinggiran tembok sekolah bercat hijau, sementara guru-guru berupaya tetap mengajar dengan segala keterbatasan. Mereka tampak berusaha menyuntikkan semangat kepada para murid agar tetap belajar walau tanpa fasilitas layak.
Tokoh Al-Washliyah, Bain Nasution, melalui akun Facebook pribadinya, mengecam keras penyegelan tersebut. Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk ketidakadilan terhadap hak anak-anak dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
> "Kami juga bagian dari rakyat, bagian dari pemerintah, dan pembayar pajak. Kenapa fasilitas pendidikan anak-anak kami disegel?" tulisnya dalam unggahan yang disertai foto-foto kondisi terkini sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terkait alasan penyegelan bangunan sekolah tersebut. Sementara itu, dukungan dan simpati untuk para siswa terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat yang menuntut keadilan dan pemulihan hak pendidikan anak-anak Al-Washliyah.
Red
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News