KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi–Jakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Baca Juga:
Azhari menyoroti beberapa proyek yang menurutnya sarat dengan kejanggalan, seperti revitalisasi Lapangan Merdeka, pembangunan Taman Kebun Bunga, renovasi Stadion Teladan, dan yang paling mencolok, proyek "Lampu Pocong" Proyek Gagal.
"Kami melihat ada pola yang sama dalam proyek-proyek ini: lamban, kualitas dipertanyakan, dan anggaran yang membengkak. Ini jelas merugikan masyarakat Medan," ujar Azhari dalam konferensi pers di kantor LIPPSU, Sabtu (5/7/2025).
Azhari secara khusus menyoroti proyek revitalisasi Lapangan Merdeka yang tak kunjung rampung dan terkesan dikerjakan asal-asalan. Menurutnya, proyek ikonik ini seharusnya menjadi kebanggaan, namun justru menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi penggunaan anggaran.
Begitu pula dengan proyek Taman Kebun Bunga dan renovasi Stadion Teladan. LIPPSU menerima banyak laporan terkait kualitas pengerjaan yang buruk dan dugaan adanya permainan dalam proses lelang proyek. "Masyarakat butuh ruang terbuka hijau yang layak dan stadion yang bisa dibanggakan, bukan proyek yang hanya menghabiskan uang rakyat tanpa hasil yang jelas," tegasnya.
Namun, proyek yang paling mengkhawatirkan LIPPSU adalah pengadaan "Lampu Pocong". Azhari menyebut proyek ini sebagai contoh nyata dari pemborosan anggaran dan indikasi korupsi yang sangat kuat. "Bagaimana mungkin lampu jalan dengan bentuk aneh dan tidak fungsional bisa dibeli dengan harga setinggi itu? Ini adalah tamparan bagi akal sehat dan bukti nyata bahwa ada praktik kotor di balik proyek ini," cetusnya.
LIPPSU menduga kuat adanya peran "geng blok Medan" dalam setiap proyek bermasalah ini. "Kami menduga ada kelompok terorganisir yang mengendalikan proyek-proyek besar di Pemko Medan, mulai dari proses perencanaan, lelang, hingga eksekusi. Ini yang harus diungkap dan diberantas tuntas," kata Azhari.
Ia menekankan bahwa masyarakat Medan berhak mendapatkan pembangunan yang berkualitas dan transparan. LIPPSU berkomitmen untuk terus memantau dan mengawal setiap proyek pemerintah demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Kami meminta Kejaksaan dan Kepolisian termasuk KPK untuk segera turun tangan. Jangan biarkan uang rakyat terus-menerus dikorupsi. Usut tuntas semua pihak yang terlibat, termasuk jika ada pejabat atau oknum yang melindungi praktik kotor ini," pungkas Azhari Am Sinik.red
KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi&ndashJakarta Tabrakan di Bekasi Timur, Penumpang Dievakuasi
kota
Sergai sumut24.co Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana yan
Hukum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kecamatan Teluk Nibung kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke58 tingkat Kota Tanjungb
News
sumut24.co Labuhanbatu, Team Reskrim Polsek Bilah Hilir berhasil dibawah komando Kanit Reskrim Ipda Rico Marthin Sihombing SH, memburu dan
News
sumut24.co ASAHAN, Perkebunan kelapa sawit yang seharusnya menjadi wilayah usaha dan penghidupan warga, ternyata disalahgunakan sebagai tem
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan pada Senin pagi ini, saat Pemerintah Kabupaten Asahan melaksana
News
sumut24.co ASAHAN, Upaya peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar di wilayah Kabupaten Asahan berhasil digagalkan oleh personel Sa
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan. A
News
Medan PT Bank Sumut bersama Pemerintah Kota Medan resmi meluncurkan Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QREST
Ekbis
Transformasi di Balik Jeruji Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf
News