Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
News
Baca Juga:
- Gubernur Bobby Nasution dan DPRD Sumut Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Jadi Dasar Penyusunan APBD 2027
- Bobby Nasution Pastikan Jalan Helvetia Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus 2026, Lebar Jalan Ditambah hingga 14 Meter
- Bobby Nasution Dukung Sumut Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Voli Putri U-20 Asia 2027
Medan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk segera memeriksa menantu mantan Presiden, Bobby Nasution, menyusul operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Topan Obaja Putra Ginting. Topan, yang disebut sebagai "Ketua Kelas Blok Medan," merupakan sosok yang sangat dekat dan dipercaya oleh Bobby Nasution di berbagai jabatan pemerintahan.
Wakil Sekretaris Umum MPW ICMI Muda Sumatera Utara, Ridwan Hamid Sitompul, secara tegas menyatakan bahwa pemeriksaan Bobby Nasution sudah selayaknya dilakukan. "Kalau sudah orang kepercayaan Bobby saja sudah OTT, sudah selayaknya Bobby Nasution diperiksa," ujar Ridwan.
Peran Penting Topan Ginting dalam Lingkaran Bobby Nasution
Topan Obaja Putra Ginting diketahui sebagai orang pertama yang dipercaya Bobby Nasution dalam jajaran pemerintahannya, baik di tingkat kota maupun provinsi. Ia pernah menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan, hingga Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara.
Bahkan, hanya berselang empat hari setelah Bobby dilantik sebagai Gubernur Sumut, Topan langsung diangkat menjadi Kepala Dinas PUPR Sumut pada 24 Februari 2025. "Tentunya Topan ini sosok paling spesialnya Bobby di pemerintahan, kan begitu," tambah Ridwan.
Dugaan Keterlibatan dan Proyek "Tidak Wajar"
Ridwan Hamid Sitompul menduga bahwa keberanian Topan Ginting dalam melakukan tindak pidana korupsi didorong oleh dukungan Bobby Nasution di belakangnya. Ia juga menyoroti banyaknya proyek pembangunan di Kota Medan yang dinilai "tidak wajar" dan minim pengawasan selama masa kepemimpinan Bobby.
"Dugaan saya, Topan bisa seberani ini ya dikarenakan Bobby Nasution orang di belakangnya," tegas Ridwan, sembari menyatakan harapan besar agar KPK mempercepat pemeriksaan terhadap Bobby Nasution.
Momen KPK Mengembalikan Kepercayaan Publik
Desakan ini juga menjadi seruan bagi KPK untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Ridwan menekankan pentingnya konsolidasi internal KPK untuk memastikan lembaga antirasuah ini berjalan secara proper dan prudent, serta bebas dari berbagai kepentingan politik.
"Inilah saatnya KPK mengembalikan kepercayaan masyarakat," pungkas Ridwan. Seluruh masyarakat Sumatera Utara menantikan kebijakan dan kesigapan KPK terkait kasus korupsi di wilayah tersebut, demi terwujudnya tujuan utama KPK dalam meningkatkan daya guna dan hasil guna pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.red2
Motor Hilang dari Ruang Tamu, Jejaknya Berujung di Marketplace Facebook
News
Pengedar Sabu dan Ganja di Bandar Khalipah Ditangkap, Sempat Melawan Saat Diringkus
News
Dua Terduga Bandar Sabu Diciduk, 20,35 Gram Sabu Diduga Siap Diedarkan di Lubuk Pakam
kota
Bank Sumut Hadirkan Smartcash, Dukung Transformasi Digital Transportasi Publik BRT Mebidang
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringa
kota
sumut24.co MEDAN, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa K
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) terus mendorong penerapan budaya hidup sehat
kota
sumut24.co ASAHAN, Gema semangat olahraga membahana di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (19/08/2026) sore. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin
News
sumut24.co ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi lautan semangat dan kebersamaan pada Selasa (18/08/2026), saat babak final sekal
News
Solidaritas Ormas Gelar Aksi Penggalangan Donasi untuk Korban Gempa Flores
kota