Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Baca Juga:
- Proyek Bahu Jalan di Paya Gambar Dikeluhkan Warga, Pengaturan Lalu Lintas Dipertanyakan
- Baru Sehari Pengerjaan, Oknum Lurah Diduga Bagi Bagi Anggaran Proyek Drainase di Kuala Bekala Medan Johor
- Tender Proyek PUTR Tanjungbalai Disorot, Sekretaris Dinas: Bagaimana Mungkin Menang Kalau Kantor Saja Tak Punya?
DELISERDANG — Pekerjaan pengecoran bahu jalan di Jalan Pancasila, Desa Paya Gambar, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, menuai sorotan masyarakat.
Proyek yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat justru dikeluhkan karena pelaksanaannya dinilai mengabaikan sejumlah aspek penting, mulai dari keselamatan pengguna jalan, pengendalian debu hingga keterbukaan informasi proyek.
Pantauan di lokasi, aktivitas pekerjaan cor beton di sisi jalan menimbulkan debu yang beterbangan dan berpotensi mengganggu masyarakat maupun pengendara yang melintas. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lokasi pekerjaan.
Masyarakat pun meminta pihak pelaksana tidak mengabaikan dampak debu terhadap lingkungan. Pengendalian debu semestinya menjadi bagian dari pelaksanaan pekerjaan konstruksi, terutama ketika aktivitas proyek berlangsung di kawasan yang dilalui masyarakat setiap hari.
Yang lebih mengundang tanda tanya, di lokasi pekerjaan disebut tidak terlihat plank atau papan informasi proyek.
Ketiadaan papan informasi membuat masyarakat kesulitan mengetahui proyek tersebut dikerjakan oleh siapa, berasal dari sumber anggaran mana, berapa nilai kontraknya, siapa kontraktor pelaksananya, serta kapan pekerjaan harus diselesaikan.
Padahal, informasi mengenai proyek pemerintah semestinya dapat diketahui masyarakat sebagai bentuk transparansi dan pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran.
"Kalau memang proyek pemerintah, kenapa tidak ada planknya? Masyarakat berhak mengetahui siapa yang mengerjakan, berapa anggarannya dan dari mana sumber dananya," ujar salah seorang warga.
Selain persoalan papan informasi dan debu, warga juga menyoroti aspek keselamatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Tidak adanya pengaturan yang memadai di titik pekerjaan dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara. Terlebih terdapat bagian jalan yang sedang dikerjakan dan lubang di sekitar lokasi, sehingga pengendara yang tidak mengetahui kondisi tersebut berpotensi mengalami kecelakaan.
Spesifikasi Pekerjaan Dipertanyakan
Sorotan masyarakat tidak berhenti pada persoalan teknis pengamanan. Kualitas pekerjaan bahu jalan tersebut juga mulai dipertanyakan.
Bahu jalan dengan konstruksi beton atau rigid pavement pada prinsipnya harus dikerjakan berdasarkan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Mulai dari persiapan dasar, ketebalan dan mutu beton, dimensi pekerjaan hingga metode pelaksanaan harus memenuhi ketentuan kontrak.
Karena itu, dugaan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan teknis, bukan sekadar berdasarkan penilaian visual masyarakat.
Namun, justru di sinilah pengawasan dari instansi terkait sangat dibutuhkan.
Jangan sampai proyek infrastruktur yang menggunakan uang negara hanya dilihat dari selesai atau tidaknya pekerjaan, sementara kualitas, keselamatan masyarakat dan transparansi pelaksanaannya luput dari pengawasan.
Warga Minta Diperiksa
Masyarakat meminta instansi teknis maupun aparat pengawasan melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut, termasuk mengecek dokumen kontrak, sumber anggaran, spesifikasi teknis dan volume pekerjaan.
Jika seluruh pekerjaan memang telah sesuai ketentuan, pihak pelaksana tentu tidak perlu khawatir dengan pengawasan publik.
Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pelanggaran administrasi maupun penyimpangan spesifikasi, masyarakat meminta agar dilakukan tindakan sesuai ketentuan.
Sebab, proyek jalan bukan sekadar persoalan beton dan pengerjaan fisik. Di balik setiap rupiah anggaran yang digunakan, terdapat tanggung jawab kepada publik.
Publik berhak bertanya: siapa pelaksana proyek ini, berapa nilai anggarannya, dari mana sumber dananya, mengapa tidak terlihat papan informasi proyek, dan bagaimana pengawasan terhadap kualitas serta keselamatan selama pekerjaan berlangsung?
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan mengenai identitas proyek, nilai pekerjaan, sumber anggaran, spesifikasi teknis maupun langkah pengendalian debu dan keselamatan lalu lintas di lokasi.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport
VANDUNG Sebanyak 25 advokat baru resmi diangkat oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADI) di wilayah huk
Hukum