Senin, 05 Oktober 2026

Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme

Administrator - Senin, 05 Oktober 2026 20:01 WIB
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwa makna bela negara di era digital tidak lagi hanya dikaitkan dengan perjuangan fisik atau mengangkat senjata. Bagi mahasiswa, bela negara dapat diwujudkan melalui kesungguhan menuntut ilmu, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian melawan berbagai informasi yang dapat memecah persatuan.

Pesan tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Seminar Bela Negara yang digelar Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Madina di aula kampus STAIN Madina, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (5/10/2026).

Menurut Saipullah, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap bentuk ancaman yang dihadapi bangsa. Ancaman terhadap ketahanan nasional saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk konflik fisik, tetapi juga melalui ruang digital dan berbagai persoalan sosial.

Ia menyebut disinformasi, berita bohong atau hoaks, intoleransi, polarisasi sosial, radikalisme, narkoba hingga kejahatan siber sebagai sejumlah tantangan yang harus dihadapi generasi muda.

"Dulu, membela negara berarti siap mengangkat senjata, tapi hari ini membela negara juga berarti siap mengangkat ilmu, teknologi, dan karya," ujar Saipullah dalam kegiatan tersebut.

Saipullah menilai mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan bangsa. Dengan kapasitas intelektual dan akses terhadap perkembangan teknologi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi kelompok yang kritis sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ia menekankan, bela negara tidak cukup hanya dipahami sebagai materi dalam seminar, perkuliahan maupun buku. Nilai tersebut harus diterjemahkan menjadi perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Untuk mahasiswa, bentuk konkret bela negara adalah belajar sungguh-sungguh, berpikir kritis, melawan hoaks, dan menggunakan media sosial secara bijak," katanya.

Menurut dia, kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial. Mahasiswa tidak boleh mudah menerima atau menyebarkan informasi sebelum memastikan kebenarannya.

Sikap kritis tersebut, lanjut Saipullah, merupakan bagian dari upaya menjaga persatuan sekaligus membangun masyarakat yang lebih cerdas dalam menghadapi perkembangan zaman.

Dalam kesempatan itu, Saipullah juga mengajak mahasiswa Madina untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah.

Ia membuka ruang bagi kalangan akademisi dan mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, kritik maupun masukan konstruktif kepada pemerintah daerah.

"Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Melainkan turut mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemajuan dan menjadi solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," tuturnya.

Menurut Saipullah, kritik dari mahasiswa dan kalangan kampus tetap dibutuhkan sepanjang disampaikan secara objektif dan konstruktif. Masukan tersebut dapat menjadi bagian dari evaluasi sekaligus bahan untuk memperbaiki kebijakan pembangunan daerah.

Menutup arahannya, Bupati Madina mengingatkan bahwa kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kesiapan generasi mudanya.

Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk membangun karakter yang kuat, memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang produktif.

"Bela negara harus menjadi karakter dan budaya dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Saipullah.

Seminar Bela Negara yang digelar DEMA STAIN Madina tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan sosial, serta mengambil bagian dalam pembangunan di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
‎703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat
Dukung Ekspor Perdana ke Thailand, Bupati Asahan Sambut Langkah PPMHKP Angkat Potensi Belacan Lokal
Dukung Ekspor Perdana ke Thailand, Bupati Asahan Sambut Langkah PPMHKP Angkat Potensi Belacan Lokal
‎Bantah Soal Selebaran yang Mencatut Kodaeral I Belawan, Kodaeral I : Percayakan Fakta Kepada Hukum  ‎
DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan
Terkesan Dipelihara, Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Belum Merdeka Dari Lapak Perjudian Tembak Ikan
komentar
beritaTerbaru