Selasa, 25 Agustus 2026

Maraknya Galian Tanah Ilegal di Bantaran Sungai Ular, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Administrator - Senin, 30 Juni 2025 14:28 WIB
Maraknya Galian Tanah Ilegal di Bantaran Sungai Ular, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Istimewa
Baca Juga:

Deli Serdang–Aktivitas truk pengangkut tanah uruk dari bantaran Sungai Ular di wilayah Desa Suka Mandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, kian meresahkan. Setiap hari, truk-truk bermuatan tanah terlihat keluar dari lokasi tersebut, diduga berasal dari galian ilegal yang tidak memiliki izin resmi.

Kondisi ini telah berulang kali dilaporkan oleh warga dan awak media kepada aparat penegak hukum, termasuk Kanit Reskrim dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang. Namun hingga hari ini, laporan tersebut tidak mendapat respons, baik dalam bentuk balasan maupun tindakan lapangan.

Sebelumnya, pada Jumat, 23 Mei 2025, sekitar pukul 10.30 WIB, dua truk bermuatan tanah uruk sempat diamankan oleh Polsek Pagar Merbau dan diserahkan ke Polresta Deli Serdang. Sayangnya, tindakan tersebut tidak berlanjut secara konsisten. Aktivitas pengangkutan tanah justru makin marak.

Muncul dugaan bahwa praktik ini dilindungi oleh oknum aparat, bahkan disebut-sebut ada keterlibatan pejabat tinggi yang menanam saham dalam kegiatan tersebut. Tiga inisial pelaku utama yang disebut dalam informasi lapangan adalah MB, ST, dan US, yang diduga kuat sebagai operator galian ilegal di kawasan tersebut.

Perlu ditegaskan bahwa aktivitas galian tanah tanpa izin melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pelaku dapat dikenai sanksi pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar. Kepolisian memiliki kewajiban hukum untuk menindak tegas para pelaku galian ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan supremasi hukum.

Kami menyerukan kepada aparat penegak hukum, khususnya Polresta Deli Serdang dan Polda Sumut, untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat dan mengambil langkah tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di wilayah hukumnya.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan
Digugat Rp124,4 Miliar, PT Toba Surimi Persoalkan Dugaan Pelanggaran SOP Bank Mandiri
Polda Sumut Diminta Turun Tangan Hentikan Dugaan Galian C Ilegal di Kampung Karo, Deli Serdang
Galian C Ilegal di Kampung Karo Diduga Kebal Hukum, Jalan Pancasila Terancam Hancur, Warga Resah Debu Bertebaran
Dana Pinjaman Bergulir Rp 20 Miliar ke Koptan Mandiri Jadi Sorotan Publik, Dugaan Penyimpangan dan Ketegasan Aturan Kehutanan
Dugaan Alih Fungsi 1.266,6 Hektar HTR Koptan Mandiri Jadi Sawit, Praktisi Hukum : Itu Pelanggaran Berat Terancam 10 Tahun Penjara
komentar
beritaTerbaru