JMSI Sumut Dukung Penuh Program Irigasi Bobby Nasution, Pastikan Air Mengalir ke Lahan Petani
MEDAN SUMUT24.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau akrab disapa
News
Baca Juga:
Menurut Darwis, hingga kini belum ada alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Sumut untuk program tersebut. Bahkan, ia menilai, program itu bukan merupakan inisiatif dari Pemprov Sumut, melainkan murni memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat.
"Belum ada gubernur yang membuat anggaran untuk sekolah gratis. Yang ada itu program dari pusat, seperti Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo melalui Kemensos. Kalau Bobby, tidak ada buat program anggaran untuk itu," tegas Darwis saat dikonfirmasi, Jumat (20/6/2025).
Rencananya, program PUBG ini akan dimulai pada tahun ajaran 2025–2026. Saat ini, Dinas Pendidikan Sumut masih melakukan kajian teknis terkait pelaksanaannya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, alokasi dana untuk PUBG bersumber dari Dana BOS yang akan dialihkan untuk menutupi pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa. Namun, ia menegaskan, dana tersebut bukan berasal dari APBD yang dibahas DPRD.
"Iya, itu bukan dari anggaran yang dibahas di DPRD. Itu dana BOS. Dana itu dialokasikan untuk membayar SPP, jadi tidak boleh ada sekolah yang mengutip SPP lagi," jelasnya.
Darwis menilai langkah ini lebih bersifat kebijakan teknis penggunaan dana BOS ketimbang sebuah program resmi dari Pemprov. Ia menyebut kebijakan itu bisa saja dimaksudkan untuk menarik simpati publik, apalagi di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang defisit.
"Selama ini dana BOS digunakan untuk operasional dan pembangunan sekolah. Tapi Gubernur ingin menggeser peruntukannya untuk membayar SPP siswa. Ini bukan program baru dari Pemprov Sumut, hanya kebijakan penggunaan dana pusat yang diarahkan ulang," katanya.
Meski demikian, Darwis tetap menyambut baik kebijakan tersebut jika memang bertujuan meringankan beban orang tua siswa.
"Kalau bisa menggratiskan biaya sekolah melalui pengalihan dana BOS, ya bagus. Tapi jangan diklaim sebagai program unggulan pemprov, karena itu bukan dari APBD," pungkasnya.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN SUMUT24.CO Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau akrab disapa
News
Siap Hadapi Musim Baru, JNE kembali mendukung Tim Cosmo JNE FC di Liga Futsal Profesional 2026/2027
kota
KETUM GARUDA 08 SYAMSUL RIZAL JIKA RUU PERAMPASAN ASET DISAHKAN, PRABOWO BISA TUNTASKAN AMANAH REFORMASI 98
kota
40 Pelajar SMK Negeri 1 Barumun Dibekali Paham AI, Kapolres Palas Soroti Ancaman Kejahatan Digital
kota
Maulid Nabi di Polres Tapsel AKBP Anton Santoso Dorong Personel Teladani Akhlak Rasulullah
kota
Soal Lahan 3.000 Hektare, Gerakan Masyarakat Anti Penindasan Desak PT Barapala Diperiksa
kota
6 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan, Bupati Paluta Reski Basyah Dorong Legalitas Aset Umat
kota
Kabar Baik! 102 Tanah Wakaf di Madina Segera Bersertifikat, Pengurusannya Gratis
kota
BKPSDM Simalungun Monitoring Administrasi Kepegawaian dan Pelayanan ASN di Dolok Batu Nanggar
kota
Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat
kota