Dari Pembalak Menjadi Penggerak: Jalan Sunyi Kasto Wahyudi Menebus Dosa di Pesisir Langkat
Dari Pembalak Menjadi Penggerak Jalan Sunyi Kasto Wahyudi Menebus Dosa di Pesisir Langkat
kota
Baca Juga:
- WALHI Sumut: Cabut Izin Saja Tak Cukup Hentikan Kerusakan Lingkungan
- Hak Jawab: PTAR Buka Suara Soal Isu Lahan Konsesi dan Tuduhan Pelanggaran Lingkungan
- PTAR, Pengelola Tambang Emas Martabe, menyampaikan keberatan atas berita sumut24.co berjudul “Siapa Bermain? Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi PT Agincou
Acara ini dihadiri oleh puluhan perwakilan media dari tingkat nasional maupun lokal. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan edukasi, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara dunia pers dan sektor industri pertambangan yang kini semakin menekankan aspek keberlanjutan.
Kegiatan resmi dibuka oleh Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, yang menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta.
Dalam pidatonya, Muliady menegaskan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi yang akurat mengenai praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan talkshow inspiratif bertema "Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan" yang menghadirkan narasumber ahli di bidang lingkungan dan kehutanan, Dr. Onrizal, Ph.D., dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara sekaligus anggota BAP PTAR.
Dalam pemaparannya, Dr. Onrizal menjelaskan pentingnya pelestarian ekosistem Hutan Batang Toru, salah satu kawasan hutan tropis yang unik dan memiliki keanekaragaman hayati tinggi.
Ia memaparkan bahwa hutan ini tersebar di tiga wilayah administratif, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.
"kegiatan tambang harus mempertimbangkan keberadaan ekosistem ini," jelasnya.
Talkshow juga membahas lebih dalam mengenai Tambang Emas Martabe, tambang yang dikelola oleh PT Agincourt Resources sejak tahun 2012.
"Tambang ini awalnya memiliki luas Kontrak Karya (KK) sebesar 6.560 km² berdasarkan perjanjian tahun 1997. Namun, seiring berjalannya waktu dan penyesuaian regulasi serta pertimbangan lingkungan, luas tersebut menyusut menjadi 1.303 km² atau sekitar 130.252 hektar," paparnya.
Dalam pengelolaannya, PTAR mengutamakan prinsip kehati-hatian. Hal ini tercermin dalam batas wilayah AMDAL yang ditetapkan sebesar 4.000 hektar, dengan luas operasional yang diproyeksikan hanya 918 hektar hingga tahun 2034/2035—atau hanya sekitar 22,92% dari total Kontrak Karya.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen PTAR dalam mengedukasi publik, khususnya insan pers, tentang tantangan dan peluang di sektor pertambangan. Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, perusahaan juga terus meningkatkan kontribusinya terhadap lingkungan dan sosial masyarakat sekitar.zal
Dari Pembalak Menjadi Penggerak Jalan Sunyi Kasto Wahyudi Menebus Dosa di Pesisir Langkat
kota
Dugaan Korupsi Pembangunan Rusun TA 2023/2024, Tim Penyidik Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan dan Permukiman Sumut II
kota
DELI SERDANG I Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Pusat secara resmi menyerahkan piagam penghargaan kepada jajaran Kepolisian Re
kota
Polresta Deli Serdang Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Pintu Tol Lubuk Pakam, Barang Bukti Senilai Rp 57 Miliar Disita
kota
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung a
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial
News
BEKASI Pemerintah menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuterline Cikarang yan
News
Rekayasa Lalu Lintas di Medan 29 April 2026, 18 Titik Jalan Ditutup Sementara
kota
Upacara Hari Otonomi Daerah 2026 di Paluta Bupati Reski Basyah Harahap Sampaikan Enam Strategi Besar
News
Bupati Madina Saipullah Nasution Serukan Percepatan Pembangunan Saat Upacara Hari Otonomi Daerah 2026
kota