Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
sumut24.co MedanKehadiran Jembatan Perintis di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, diharapkan memperlancar mobilitas dan aktivita
kota
Baca Juga:Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) tengah melakukan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan laptop senilai Rp9,9 triliun yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) pada periode 2019 hingga 2023. Proyek tersebut merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan nasional yang digagas pemerintah dalam rangka mendukung kegiatan belajar mengajar berbasis teknologi.
- Mantan Jampidsus FA Jadi Tersangka TPPU, Tim Sembilan Kejagung Tahan di Rutan KPK
- 9 Bulan Tanpa Tersangka, Penanganan Kasus Bos Djarum Dipertanyakan: Kejagung Didesak Akhiri Ketidakpastian Hukum
- Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, dalam konferensi pers pada CNN Senin (26/5), mengungkapkan bahwa proses penyidikan telah resmi dimulai sejak Selasa, 20 Mei 2025, oleh jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Ia menyebut penyidikan dilakukan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup dari hasil penyelidikan sebelumnya.
"Meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi pada Kemendikbud Ristek dalam pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019–2023," ujar Harli.
Dalam penyidikan awal ini, Kejagung menyoroti berbagai kejanggalan dalam proses pengadaan barang, khususnya laptop, yang seharusnya diperuntukkan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Indikasi awal menunjukkan adanya potensi mark-up harga, pengadaan fiktif, hingga penyalahgunaan wewenang oleh sejumlah pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.
Kejagung juga menyatakan bahwa pihaknya tengah mengidentifikasi kontrak-kontrak kerja sama antara Kemendikbud Ristek dengan pihak rekanan atau penyedia barang. Selain itu, aliran dana proyek senilai hampir Rp10 triliun tersebut juga sedang ditelusuri guna mengetahui apakah ada unsur kerugian negara dan siapa saja yang mendapat keuntungan tidak sah dari proyek tersebut.
"Tim penyidik saat ini sedang bekerja secara intensif untuk mengumpulkan dokumen, meminta keterangan saksi-saksi, dan menelusuri rekam jejak pengadaan barang yang berkaitan dengan proyek digitalisasi pendidikan tersebut," lanjut Harli.
Meski belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini, Kejagung menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada pejabat di lingkungan Kemendikbud Ristek maupun pihak swasta yang dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban hukum.
Program digitalisasi pendidikan yang digagas pemerintah pada masa pandemi COVID-19 sempat mendapat sorotan publik, terutama karena realisasi di lapangan tidak sepenuhnya berjalan lancar. Sejumlah laporan dari daerah menyebutkan bahwa laptop yang dikirim ke sekolah memiliki spesifikasi di bawah standar atau bahkan tidak dapat digunakan.
Kasus ini menjadi salah satu penyidikan dengan nilai proyek terbesar yang saat ini ditangani oleh Kejagung. Masyarakat dan berbagai elemen pengawasan anggaran mendorong agar Kejagung dapat mengungkap kasus ini secara transparan, menyeluruh, dan tuntas.
"Kami akan bekerja sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku dan tidak akan ragu menindak siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dalam kasus ini," tutup Harli.
Kejagung juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait proyek pengadaan tersebut untuk melapor dan membantu proses penyidikan demi menjaga integritas pengelolaan dana pendidikan nasional.rel
sumut24.co MedanKehadiran Jembatan Perintis di Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, diharapkan memperlancar mobilitas dan aktivita
kota
sumut24.co MedanKonsulat Jenderal India di Medan bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) memperingati Hindi Diwas pa
Umum
sumut24.co JakartaFenomena banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri kini dipandang bukan l
Umum
Andar Amin&ndashViktor Silaen Pimpin Golkar Sumut, Mesin Organisasi Mulai Dikonsolidasikan
News
Dinas Kominfo membahas Perwa dalam rangka Penyelengaraan Smart City peserta PKN dan BPSDM Pemprosu Angkatan 12
News
Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026, di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/Bukit Barisan
News
Dua Kali Dipenjara Gak Tobat JugaOknum Pedagang Nasi Goreng Ditangkap Lagi Karena Jual Narkoba
News
Dalam 2x24 Jam Polda Sumut Ungkap 52 Kasus Curas dan Curat, 59 Tersangka Diamankan
kota
Golkar Sumut Gelar Pleno Perdana, Bahas Konsolidasi hingga Anggaran Rp250 Miliar
News
Rapat Tim Efektif terkait Persiapan Soft Launching dan Sosialisasi Terbangunnya Pustaha
News