KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
Baca Juga:
Medan — Ketua Umum Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHi), M. Azmi Hadli, angkat bicara terkait insiden penyerangan terhadap Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan, saat mencoba melerai aksi tawuran antar kelompok di wilayah hukumnya. Menurut Azmi, tindakan Kapolres yang terpaksa melepaskan tembakan balasan dalam situasi tersebut merupakan hal yang wajar demi membela diri.
"Tindakan Kapolres Belawan melepaskan tembakan itu sudah tepat dan sesuai prosedur karena jelas nyawanya dalam kondisi terancam oleh massa tawuran. Jangan sampai aparat yang menjalankan tugas malah dipermasalahkan. Kita harus objektif melihat situasinya," tegas Azmi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/5/2025).
Azmi menambahkan, pihaknya mendorong Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, untuk segera mengusut tuntas insiden tersebut dan menangkap semua pelaku penyerangan terhadap Kapolres. Ia menduga kuat ada aktor intelektual maupun bandar yang memanfaatkan kelompok pemuda untuk menciptakan kericuhan di wilayah Belawan.
"Kami yakin ada oknum atau bandar yang sengaja bermain di balik tawuran ini. Karena itu, kami minta Polri tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tapi juga membongkar jaringan yang menggerakkan mereka," katanya.
Sebagai Koordinator Forum Masyarakat Sumut (Formasu) dan kader Nahdlatul Ulama (NU), Azmi menilai bahwa peristiwa tawuran yang berulang kali terjadi di Belawan tidak bisa dilepaskan dari peran pihak-pihak yang ingin menciptakan ketidakstabilan sosial. Ia berharap masyarakat turut mendukung upaya Polri dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan.
"Masyarakat harus bersatu membantu aparat, jangan malah membela pelaku kekerasan. Kita semua ingin Sumatera Utara, khususnya Belawan, menjadi daerah yang aman dan kondusif," pungkas Azmi.
Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan diserang sekelompok massa saat berusaha membubarkan tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Belawan, Minggu (4/5/2025) malam. Dalam insiden tersebut, Kapolres dikabarkan hampir terkena serangan senjata tajam dan batu, hingga akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan membela diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun beberapa kendaraan rusak dan sejumlah pelaku melarikan diri. Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu para pelaku.rel
KPK Kembali Tahan 7 Tersangka Baru, Fee Proyek Diduga Mengalir hingga Miliaran Rupiah
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pela
kota
sumut24.co ASAHAN, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Har
News
sumut24.co ASAHAN, Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa mencuat di Kabupaten Asahan. Sejumlah Kepala Desa (Kades) kini sedang menj
News
sumut24.co ASAHAN, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Sosial Pendukung Aspirasi Masyarakat (LSM DPP SSPAMA) Kabup
News
KH Marahalim Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di UNUSU bersama Ratusan Kader NU
News
MEDAN , Firma Hukum Budi Dharma selaku kuasa hukum PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berhasil mengawal peng
News
Polda Sumut Ungkap Penembakan di Tanjung Morawa, Dua Tersangka Diamankan 1 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur
News
Polda Sumut Ungkap Kronologi Penembakan di Tanjung Morawa, Hingga Mobil Korban Tabrak Warga
News
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Cegah Narkoba
News