Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses
Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses
Sport
Baca Juga:
Medan — Ketua Umum Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHi), M. Azmi Hadli, angkat bicara terkait insiden penyerangan terhadap Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan, saat mencoba melerai aksi tawuran antar kelompok di wilayah hukumnya. Menurut Azmi, tindakan Kapolres yang terpaksa melepaskan tembakan balasan dalam situasi tersebut merupakan hal yang wajar demi membela diri.
"Tindakan Kapolres Belawan melepaskan tembakan itu sudah tepat dan sesuai prosedur karena jelas nyawanya dalam kondisi terancam oleh massa tawuran. Jangan sampai aparat yang menjalankan tugas malah dipermasalahkan. Kita harus objektif melihat situasinya," tegas Azmi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/5/2025).
Azmi menambahkan, pihaknya mendorong Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, untuk segera mengusut tuntas insiden tersebut dan menangkap semua pelaku penyerangan terhadap Kapolres. Ia menduga kuat ada aktor intelektual maupun bandar yang memanfaatkan kelompok pemuda untuk menciptakan kericuhan di wilayah Belawan.
"Kami yakin ada oknum atau bandar yang sengaja bermain di balik tawuran ini. Karena itu, kami minta Polri tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tapi juga membongkar jaringan yang menggerakkan mereka," katanya.
Sebagai Koordinator Forum Masyarakat Sumut (Formasu) dan kader Nahdlatul Ulama (NU), Azmi menilai bahwa peristiwa tawuran yang berulang kali terjadi di Belawan tidak bisa dilepaskan dari peran pihak-pihak yang ingin menciptakan ketidakstabilan sosial. Ia berharap masyarakat turut mendukung upaya Polri dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan.
"Masyarakat harus bersatu membantu aparat, jangan malah membela pelaku kekerasan. Kita semua ingin Sumatera Utara, khususnya Belawan, menjadi daerah yang aman dan kondusif," pungkas Azmi.
Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan diserang sekelompok massa saat berusaha membubarkan tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Belawan, Minggu (4/5/2025) malam. Dalam insiden tersebut, Kapolres dikabarkan hampir terkena serangan senjata tajam dan batu, hingga akhirnya melepaskan tembakan peringatan dan membela diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun beberapa kendaraan rusak dan sejumlah pelaku melarikan diri. Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu para pelaku.rel
Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses
Sport
PONTIANAK sumut24.coMarketdriven economy yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ket
News
sumut24.co Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN Pendiri GREAT Institute. Pengurus Pusat PII Energi bersih terl
News
Bupati Gus Irawan Kobarkan &ldquoPerang Sampah&rdquo, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok
kota
Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres
kota
Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?
kota
DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul
kota
Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut
kota
sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War
News
sumut24.co JakartaPemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para o
Tips