Unit Resmob Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor
Unit Resmob Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor
kota
Baca Juga:
Program ini bukan hanya seremonial—ia adalah panggilan untuk perubahan. Sebuah langkah nyata untuk membangun ruang kerja yang aman, adil, dan memberi ruang kepada semua suara untuk didengar, terutama dalam momentum Hari Kartini yang penuh makna.
Ditutup pada 23-24 April 2025 dengan talk show dan Focus Group Discussion bertema "Speak Up! is Our Power", program ini mendorong setiap individu—baik korban, saksi, maupun pengamat—untuk berani menyuarakan ketidakadilan di tempat kerja.
Noviandri, Direktur & CFO PTAR, menjelaskan bahwa keberanian untuk berbicara adalah fondasi dari lingkungan kerja yang sehat.
"Speak Up bukan sekadar melapor. Ini tentang menciptakan budaya saling menjaga, di mana setiap suara punya nilai," ungkapnya.
Dalam sesi diskusi yang hangat dan mendalam, hadir Johana Rosalina, Ph.D., seorang konselor dan fasilitator terkemuka. Dengan pengalaman luas di bidang komunikasi dan edukasi keberagaman, ia membimbing peserta dalam simulasi kasus nyata—mulai dari mengenali bentuk pelecehan verbal hingga strategi pencegahannya.
Para peserta terlibat aktif dalam role play, berbagi pengalaman, dan berdiskusi tentang pentingnya jalur pelaporan yang aman dan rahasia. FGD ini bukan hanya sesi pelatihan—tetapi ruang empati, refleksi, dan solidaritas.
PTAR menunjukkan data yang patut diapresiasi: 23,1% dari total karyawan dan mitra kerjanya adalah perempuan pada tahun 2024. Angka ini terus naik dari tahun ke tahun dan jauh melampaui rata-rata nasional di sektor tambang yang hanya 8,3%, menurut BPS Agustus 2024.
Tak hanya hadir secara kuantitatif, perempuan di PTAR juga hadir dalam posisi strategis: 19 perempuan memegang jabatan manajerial, termasuk tiga yang kini menjabat sebagai komisaris dan direktur.
PTAR menghadirkan beragam kebijakan yang mendukung kesetaraan nyata:
- Cuti melahirkan 4 bulan dengan gaji penuh
- Cuti ayah selama 2 minggu
- Ruang laktasi dan dukungan ibu menyusui
- Evaluasi kinerja berbasis objektivitas
- Sistem anti-pelecehan yang kuat dan responsif
Upaya ini sepenuhnya mendukung:
- SDG 5 – Kesetaraan Gender
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDG 10 – Mengurangi Ketimpangan
Tambang Martabe membuktikan bahwa industri berat seperti pertambangan pun mampu menghadirkan ruang kerja yang lembut, inklusif, dan aman. Melalui Speak Up!, mereka mengajak seluruh karyawan untuk jadi pelindung bagi satu sama lain—karena di balik setiap suara yang berani, ada perubahan yang sedang dimulai.zal
Unit Resmob Polrestabes Medan Tembak 2 Pelaku Curanmor
kota
Polsek Medan Area Ungkap Maling 3 Motor di Komplek Mandala Gouju
kota
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolda Sumut Silaturahmi ke Kejati Sumut
kota
Kelangkaan BBM di Sumut Kian Jadi Sorotan, Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia Minta Pertamina dan Pemprov Bergerak Cepat
kota
Awalnya Tren, Kini Jadi Andalan Mengapa Banyak Orang Beralih ke Barrel Pants Jakartasumut24.co15 Juli 2026 Beberapa musim terakhir, ca
Umum
Kasus PTPN IV Cot Girek, Akademisi USK Dorong Dialog Permanen dan Penegakan Hukum Banda Acehsumut24.co Akademisi Fakultas Pertanian Unive
News
sumut24.co ASAHAN, Semangat menumbuhkan kecintaan membaca bagi generasi penerus terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Tim P
News
sumut24.co MedanKelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kota Medan dan berbagai wilayah di Sumatera Utara belakangan ini memicu k
Umum
UMKM di PRSU Rugi, Forda UKM Sumut Omzet Turun Lebih 50 Persen Akibat Tiket Mahal
kota
Pemkab Simalungun Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO
kota