Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Baca Juga:
- Rico Waas Tegaskan Arah APBD Medan 2027: Fokus Benahi 100 Titik Banjir, Kesejahteraan Guru, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pendidikan
- Bupati Asahan Resmi Tutup Piala DPRD Usia 35+ : "Di Lapangan Lawan, Setelah Itu Tetap Bersaudara"
- Sekap dan Aniaya Kader HMI di Kisaran, Bukti Lengkap Namun Laporan Polisi Belum Juga Bergerak
MEDAN I SUMUT24.CO
Penyidik Polres Nias melimpahkan laporan pengaduan pramugari diduga menjadi korban penganiayaan anggota DPRD Sumut ke Mapolda Sumatera Utara (Sumut).
"Sudah kita limpahkan laporannya ke Polda Sumut untuk mempermudah proses penyelidikannya," ujar Kapolres Nias, AKBP Revi Nurvelani, Kamis (24/4/2025).
Kata dia, sebanyak lima orang saksi termasuk pelapor Lidya, pihak Bandara Gunung Sitoli, pilot pesawat dan pihak dari terlapor telah dilakukan pemeriksaan.
"Dilimpahkannya laporan ini karena aktivitas terlapor, pelapor, dan sejumlah saksi lebih banyak di Kota Medan. Sehingga penanganan perkaranya akan lebih efektif diproses di Polda Sumut," katanya.
"Intinya pelimpahan ke Polda Sumut untuk mempermudah proses penyelidikan sehingga perkara itu dapat segera selesai," terang mantan Kapolsek Medan Kota tersebut.
Seperti diketahui, anggota DPRD Sumut, Megawati Zebua, resmi dilaporkan ke Mapolres Nias buntut dugaan penganiayaan terhadap pramugari bernama Lidya di dalam pesawat.
Dari laporan yang diterima, wakil rakyat itu diduga melakukan tindakan arogan hingga mencekik seorang pramugari di dalam pesawat hingga viral di media sosial.
Sementara, Megawati Zebua membantah telah mencekik pramugari tersebut.
"Saya hanya menyuruh pramugarinya untuk bergeser. Supaya penumpang yang lain bisa masuk," terangnya.
Ketika itu, dia hendak membantu seorang pria tua yang ingin tasnya tidak diletakkan di bagasi sebab akan transit ke Padang.
"Menunggu barang di bagasi kan satu jam, bisa lah dia ketinggalan pesawat sehingga tiketnya hangus. Makanya saya minta tolong ke pramugarinya," ujarnya.
"Tetapi pramugarinya bertahan sekali dengan mengatakan itu sudah dilabel sehingga tidak bisa dimasukkan ke dalam kabin," pungkasnya.(W05)
Teks foto :
Kapolres Nias, AKBP Revi Nurvelani memberikan keterangan(W05)
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News
Cegah Gangguan Pernapasan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Bagika nMasker kepada Warga Binaan
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026)
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik dugaan pungutan liar mencuat di lingkungan RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, se
News