Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News
Baca Juga:
- Rico Waas Tegaskan Arah APBD Medan 2027: Fokus Benahi 100 Titik Banjir, Kesejahteraan Guru, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pendidikan
- Bupati Asahan Resmi Tutup Piala DPRD Usia 35+ : "Di Lapangan Lawan, Setelah Itu Tetap Bersaudara"
- Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut
Madina | Sumut24.co
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Erwin Efendi Lubis, S.H., angkat bicara terkait insiden kekerasan yang menimpa anggota DPRD Madina, H. Binsar Nasution, saat menjalankan tugas di Kecamatan Siabu.
Erwin menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap siapa pun tidak dapat dibenarkan, terlebih terhadap seorang anggota DPRD yang sedang menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai wakil rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Erwin melalui keterangan resmi dan rekaman video pada Sabtu (3/10). Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menangani perkara tersebut secara profesional.
Menurut Erwin, kasus yang menimpa Binsar Nasution harus menjadi perhatian serius, bukan hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga terkait keamanan anggota DPRD ketika menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Erwin menyampaikan DPRD Madina mengecam keras segala bentuk kekerasan dan tindakan main hakim sendiri. Ia meminta proses hukum terhadap perkara tersebut dilakukan secara tegas, adil, transparan dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Serahkan proses hukum kepada aparat kepolisian agar persoalan ini dapat diusut secara tuntas dan sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Erwin.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap pihak yang dianggap bersalah. Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme hukum dan cara-cara yang dapat dipertanggungjawabkan.
Insiden tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi DPRD Madina. Erwin menyebut pihaknya akan mengkaji kembali aspek keselamatan anggota dewan ketika melaksanakan tugas di lapangan.
Evaluasi tersebut mencakup kemungkinan perlunya pola pendampingan maupun pengamanan tertentu ketika anggota DPRD melakukan kegiatan pengawasan, menyerap aspirasi, ataupun menjalankan fungsi representasi masyarakat di berbagai wilayah.
"Keselamatan anggota dewan dalam menjalankan tugas juga menjadi perhatian kita. Peristiwa ini harus menjadi evaluasi agar hal serupa tidak kembali terjadi," ujarnya.
Menurut Erwin, anggota DPRD memiliki kewajiban menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan. Karena itu, keamanan ketika melaksanakan tugas di tengah masyarakat menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Selain meminta penegakan hukum, Erwin juga mengajak masyarakat Madina untuk tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan.
Ia menilai tindakan kekerasan yang dilakukan karena emosi sesaat justru dapat menimbulkan persoalan yang jauh lebih besar. Tidak hanya korban yang mengalami kerugian, keluarga pelaku juga dapat terkena dampak sosial maupun hukum.
"Kerugian dari aksi emosional tidak hanya dialami oleh korban dan keluarganya, tetapi juga oleh keluarga pelaku yang harus menanggung dampak sosial dan hukumnya. Penyesalan selalu datang terlambat," kata Erwin.
Ia meminta setiap persoalan, seberat apa pun, diselesaikan dengan kepala dingin melalui musyawarah maupun jalur hukum yang tersedia.
Erwin juga mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif setelah terjadinya insiden tersebut.
Menurutnya, kejadian itu harus menjadi momentum evaluasi bersama bagi masyarakat, DPRD maupun pemerintah daerah. Setiap pihak diminta menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan tanggung jawab.
Ia berharap tidak ada pihak yang memperkeruh suasana ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Di tengah proses hukum yang berjalan, DPRD Madina juga menyampaikan doa agar H. Binsar Nasution segera memperoleh kesembuhan dan dapat menjalani proses pemulihan dengan baik.
"Yang paling penting saat ini adalah menjaga ketenangan dan kondusivitas daerah. Mari kita serahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum," pungkas Erwin.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor mengajak pelaku Usaha Mikro, K
Umum
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Targetkan Hujan Turunkan Kabut Asap
News
Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 26 Nopember 2026
News
sumut24.co MedanPemko Medan terus mengoptimalkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 agar pelaksan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan dari Konsul Jenderal Jepang
kota
Bobby Nasution Perbaiki Jalan 20 Tahun Terbengkalai di Labusel, Rampung Akhir 2026
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyatakan dukungannya kepada kontingen atlet INORGA Airsoft
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Muhammad Syafii, yang dikenal dengan sapaan Romo Syafii, dijadwalkan menghadiri
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai (Pemko) telah menyiapkan bantuan berupa 40 unit gerobak dan tenda untuk para pedagang
News