Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Baca Juga:
- Golkar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dorong Kinerja Pembangunan Medan
- PDI Perjuangan Setujui Ranperda APBD 2025, Desak Pemko Medan Terapkan Tapping Box
- Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 Disetujui, Wali Kota Medan Apresiasi Sinergitas Antara Legislatif dan Eksekutif
" Jadi perlu diketahui secara bersama sidak yang kita lakukan ini setelah menerima pengaduan warga ditanggal 20 April 2024 yang menemui saya secara langsung.Dimana, warga merasa sangat terganggu atas keberadaan PT Jaya Baru Mandiri karena kebisingan mesin dan juga asap dari bengkel ," kata Lailatul Badri yang saat itu turut didampingi Lurah Glugur Darat II, Ahmad Fadhil Siregar, Babinsa dan Kepala Lingkungan ( Kepling 1), Sumarni.
Dihadapan, Lailatul Badri warga mengeluh akan kebisingan mesin -mesin milik PT Jaya Baru Mandiri .
" Kami kadang-kadang terganggu suara bisingnya mesin- mesin dari bengkel ini saat akan beristirahat dimalam hari karena bengkel ini terus bekerja sampai malam hari.Belum lagi asap yang dikeluarkan ," keluh Mika salah seorang warga disekitar.
Juga, kata Mika yang merupakan seorang ibu rumah tangga saat dirinya hamil harus meninggalkan rumah karena takut akan kondisi kandungan.
" Jadi masalah ini sudah bertahun-tahun kami keluhkan, tapi tidak ada yang peduli.Bengkel ini berdiri di pemukiman padat penduduk, ketika saya hamil tahun 2008 saya tinggalkan rumah menumpang tempat keluarga karena selain kebisingan suara mesin juga selalu dari atas mengepul asap hitam entah apa dibakar ," keluhnya.
Keluhan lainya disampaikan warga soal kebisingan pabrik ." Rumah saya pas dibelakang tembok bengkel ini, tiap malam sakit telinga kami dengar suara mesinnya ," keluh warga.
Politisi PKB yang hadir dilokasi saat itu menemui Supardi Tanoto sebagai pemilik perusahaan yang tidak membantah soal adanya kebisingan mesin milik perusahaan.
" Hanya sekali-sekali saja itu, tidak tiap hari.Dan ini hanya bengkel bubut biasa saja ," ucapnya.
Namun, Lailatul Badri sangat menyayangkan atas sikap perusahaan yang tak peduli.
" Kita sangat sayangkan atas permasalahan karena sudah berlangsung cukup lama.Apalagi bengkel atau perusahaan ini berdiri diarea pemakaman padat penduduk.Dan perusahaan terkesan abai dan tak peduli ," kata wanita yang akrab disapa Lela ini.
Ia pun saat itu meminta perusahaan untuk menunjukan surat izin milik PT Jaya Baru Mandiri ternyata banyak yang tidak sesuai.
Dikatakan, Supardi Tanoto dirinya tidak mengetahui izin-izin yang dikeluarkan karena perusahaan hanya bengkel.
" Walau pun tidak mengetahui izin sebaiknya sebagai pemilik perusahaan peduli kepada warga sekitar karena yang nama pabrik tidak boleh ada di pemukiman padat penduduk.Dan saya minta dalam seminggu persoalan ini diselesaikan yang dimediasi oleh Lurah," kata Lela yang secara tegas mengatakan bila tidak menemui solusi akan membuat agenda Rapat Dengar Pendapat ( RDP) di DPRD Kota Medan.
Lurah Glugur Darat II, Ahmad Fadhil Siregar saat mengatakan akan segera melakukan pertemuan. " Yang kita akan jadwal pertemuan warga dengan pemilik perusahaan agar warga tidak lagi tergangu.Jadi, akan dicari solusi bersama," ucapnya.
Dari data yang didapatkan awak media PT Jaya Baru Mandiri tercatat perusahaan bengkel teknik untuk pembuatan mesin-mesin untuk industri menengah maupun besar seperti mesin-mesin untuk industri pabrik sawit.
Pada saat bersamaan juga turut disidak CV Jaya Baru yang berada tidak jauh dari perusahaan karena warga tergangu dengan kenderaan yang masuk ke bengkel.Sebab mobil yang masuk atau pun mengantar barang kerap parkir secara sembarangan belum lagi kebisingan mesin.
Perdebatan sempat terjadi dengan Apeng pemilik perusahaan dengan anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri karena saat itu membantah apa yang dikeluhkan oleh warga.
Namun, Lailatul Badri secara tegas meminya pemilik perusahaan dapat patuh dan menghormati hak warga sekitar.(Rel)
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Bertekad Sejahterakan Petani, OK. Awaluddin diunjuk Ketua Kelompok Tani &ldquoCitra Sejahtera
kota
Avip Priatna Bersama Paduan Suara Anak The Resonanz Childrens Choir Menjadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Kontemporer Bergengsi di E
Umum
5 Trik Styling TShirt biar Nggak Terlihat Terlalu Monoton Jakartasumut24.coTshirt memang jadi salah satu item yang paling banyak dimiliki
Umum
Polrestabes Medan Ungkap Rumah Kos Jadi Gudang Pod Getar2 Warga Aceh Ditangkap
kota
Polsek Medan Area Amankan 2 Jambret Sempat Dihajar Massa
kota
PRSU Sepi, DPRD Sumut Semprot Panitia Jangan Cari Untung dari Tiket, UMKM Jadi Korban
kota
Jampidsus Tegaskan Dirinya Tak Miliki Kaitan Bisnis dengan Kafe di Cipete yang Digeledah Polri
kota
Wali Kota bersama sejumlah tokoh agama menerima kunjungan tim peneliti dari SETARA
kota
Wali Kota menghadiri acara Pagelaran Seni dan Budaya Kota Pematangsiantar PRSU ke50 Tahun 2026, yang di PRSU
kota