Terima Penghargaan dari Kemendagri, Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional, PLN dan Polda Aceh Kolaborasi Dukung Keandalan Kelistrikan Serta Ketahanan Energi
- Buka-bukaan! Tersangka Baru Korupsi Smart Village Rp1,7 Miliar, Mainul Lubis: Saya Akan Buka Semua yang Tertutup
- Pengacara Muhammad Ali Harahap Apresiasi Respons Kompolnas, Harap Polda Metro Jaya Segera Beri Kepastian Hukum
Medan – Proyek pengadaan Air Conditioner (AC) central di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan diduga menjadi ladang permainan sejumlah oknum untuk melakukan tindak korupsi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya dugaan persekongkolan antara oknum di internal RSUD Dr Pirngadi dengan pihak ketiga, yakni rekanan atau pemborong proyek.
Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan ini menyedot anggaran sebesar Rp7 miliar pada tahun 2022. Namun, pelaksanaannya diduga tidak berjalan mulus.
Pengadaan AC central tersebut sempat mengalami putus kontrak akibat masalah dalam pelaksanaan proyek. Meski demikian, pada tahun 2023 proyek tersebut kembali dilanjutkan dengan pemborong yang sama, namun melalui perusahaan lain yang disewa untuk mengerjakannya.
"Pengadaan AC ini bermasalah, karena spesifikasi barang tidak sesuai dengan yang ditawarkan penyedia," ujar seorang sumber yang berdomisili di Kota Medan, kepada wartawan. Ia meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi alasan keamanan.
Sumber tersebut juga menjelaskan bahwa akibat ketidaksesuaian tersebut, kontrak dengan pemborong pertama diputus. Namun ironisnya, proyek tetap dilanjutkan oleh pihak yang sama, hanya saja menggunakan bendera perusahaan berbeda.
"Pengadaannya diteruskan dengan perusahaan lain, tapi yang mengerjakan tetap orang yang sama. Ada dugaan kolusi dalam proyek ini," lanjutnya.
Lebih memprihatinkan, AC yang telah dipasang di sejumlah ruangan rumah sakit tersebut dilaporkan tidak berfungsi. Akibatnya, pasien yang dirawat di lantai atas kerap mengalami kondisi ruangan yang panas.
"Coba saja dicek ke lantai 7 atau 8, banyak pasien yang kepanasan karena AC tidak bekerja," bebernya.
Selain persoalan AC, sumber juga mengungkap adanya banyak titik kebocoran di sejumlah ruangan rumah sakit, yang menambah daftar panjang persoalan pada proyek-proyek pengadaan di RSUD Dr Pirngadi.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Dr Pirngadi maupun Pemko Medan terkait dugaan ini.
Sementara itu Kadis Kesehatan Medan Yuda dikonfirmasi belum juga memberikan keterangan soal dugaan korupsi tersebut.red2
Terima Penghargaan dari Kemendagri,Bobby Nasution Komitmen Terus Hadirkan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Masyarakat
kota
Skema Pajak TPL Dibongkar Dua Pengawas Pajak Ditahan, Dugaan Permainan Berjalan 17 Tahun
kota
Srikandi Madrasah Karya Aisyah Rahma Siregar, Dari Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan Pendidikan
kota
Petani Madina Berpeluang Cuan dari Serai Wangi dan Nilam, Pemkab Siapkan Pola Kemitraan
kota
MANTAP....Mohot Lubis dan Zia Ul Haq Muncul sebagai Kandidat Ketua Periode 20262029 Di Konferensi PWI TABAGSEL
News
Dua Bersaudara Penderita DMD di Dolok Batu Nanggar Mendapat Perhatian Serius Pemkab Simalungun
kota
Bupati Simalungun Parapat Potensi Pariwisata, Diperlukan Kolaborasi dan Kreativitas
kota
Ketua ABPEDNAS Deli Serdang Sinergi dan Koordinasi Harus Terus Diperkuat
kota
PIKI Sumut Matangkan Persiapan Konferda, Bidik Seminar Nasional dengan 300 Peserta
kota
sumut24.co BELAWAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut serta dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
News