Bangunan Tanpa PBG di Pasar 5 Tembung Disorot, AMPKP Desak Satpol PP Bertindak
Bangunan Tanpa PBG di Pasar 5 Tembung Disorot, AMPKP Desak Satpol PP Bertindak
News
Baca Juga:Sigambal - Harga gas melon di Sigambal kembali mengalami kenaikan yang signifikan. Saat ini, harga gas melon 3 kilogram telah menembus angka Rp 25.000, membuat banyak konsumen dan pengusaha di daerah tersebut merasa terpukul.
- Kenalkan Bisnis Hulu Migas, PEP Rantau Hadir di SMAN 2 Patra Nusa Mayak Payed
- Rakor Stunting Regional Sumatera 2026 : Bupati Asahan Tegaskan Komitmen Penuh, Turunkan Angka Stunting Demi SDM Berkualitas
- Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai
Kenaikan harga ini disertai dengan kelangkaan stok di lapangan. Banyak konsumen yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon di toko-toko setempat. Bahkan, beberapa toko telah menutup operasionalnya karena stok gas melon yang tidak mencukupi.
"Kami sudah mencari gas melon di beberapa toko, tapi stoknya selalu habis," kata seorang konsumen yang enggan disebutkan namanya. "Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan, karena gas melon sangat dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari."
Pemerintah mengklaim bahwa pasokan gas 3 kg dalam kondisi stabil. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa harga gas melon terus meningkat. Banyak pengusaha yang merasa terpukul oleh kenaikan harga ini, karena mereka harus menanggung biaya produksi yang lebih tinggi.
"Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan gas melon dan menstabilkan harga," kata seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya. "Kami tidak bisa terus menanggung biaya produksi yang lebih tinggi, karena itu akan mempengaruhi kemampuan kami untuk bersaing di pasar."
Masyarakat di Sigambal terus menunggu tindakan pemerintah untuk mengatasi masalah kelangkaan gas melon dan kenaikan harga. Mereka berharap bahwa pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, sehingga mereka dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-hari dengan normal.
Sementara itu, pemerintah telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah kelangkaan gas melon dan kenaikan harga. Namun, belum jelas apa tindakan yang akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ini.red2
"Kami akan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah kelangkaan gas melon dan kenaikan harga," kata seorang pejabat pemerintah yang enggan disebutkan namanya. "Kami berharap bahwa tindakan yang akan kami ambil dapat membantu mengatasi masalah ini dan membuat masyarakat dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-hari dengan normal."
Bangunan Tanpa PBG di Pasar 5 Tembung Disorot, AMPKP Desak Satpol PP Bertindak
News
sumut24.co MEDAN, Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, menilai kinerja Wali Kota Medan Rico Waas selama dua tahun kepemimpi
kota
DARI MASJID ALISRA&rsquo H. SOEPRAPTO SOEPARNO, JNE MEDAN SAMBUT SHARING TIME BERSAMA RICKY HARUN
News
KEDAN PRABO NOL LAPAN Resmi Bentuk DPC Deliserdang, Siap Bersinergi dengan Pemerintah dan TNIPolri
News
Bupati Simalungun Tinjau Pengaspalan Ruas di Kecamatan Gunung Maligas, Pastikan Infrastruktur Berkualitas
News
Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026
News
Maulid Nabi di Aie Abu Berbuah Kabar Besar, Wabup Solok Janjikan Perjuangkan Jalan Rusak Lewat Inpres
News
Pengelolaan sampah di Kabupaten Solok memasuki babak baru.
News
Kapolda Sumut Turun Langsung Pantau Kondisi Sinabung dan Kesiapan Personel Bantu Masyarakat di Karo
News
Ketua Dewan Hatobangon DPD IKANAS Sumut H. Pandapotan Nasution, SH Berpulang di Usia 88 Tahun
News