Jumat, 21 Agustus 2026

Proyek Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara

Administrator - Jumat, 21 Agustus 2026 22:08 WIB
Proyek Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN, Proyek pemasangan pipa gas jalur Dumai hingga Sei Mangkei yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan kerugian dan kekhawatiran warga. Pengerjaan yang melintasi ruas Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat hingga Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, merusak badan jalan, meninggalkan tumpukan tanah lumpur, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:
Keluhan warga muncul bukan tanpa alasan. Sepanjang jalur proyek, permukaan jalan aspal retak, terbelah, bahkan di beberapa titik sudah amblas. Saat cuaca panas, debu beterbangan membumbung tinggi, jika hujan turun, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, menyulitkan siapa pun yang melintas.

"Jalan makin hancur, amblas. Dah gitu, kalo siang banyak abu. Kalau hujan jalan jadi becek, licin," ungkap Lili, salah satu warga yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut.


Kekesalan serupa disampaikan Ginda Harahap. "Gawat ahh.. Mau pigi kerja harus keliling. Disuruh putar arah. Abu pun banyak," ucapnya dengan raut wajah tak puas.

Keresahan warga tak hanya tersalurkan lewat lisan. Di media sosial, khususnya kolom komentar unggahan akun Facebook Bg Jusri Jusri Anto, ratusan warga ikut meluapkan kekesalan atas kondisi jalan yang semakin memburuk akibat proyek ini.

"Payah mau berkata kata kita bang, karna tatkala awak yang setiap hari lewati jalan itu penuh dengan debu jika panas, jalan aspal becek jika hujan, belum lagi resiko ban sepeda motor terjepit karna aspalnya belah," tulis akun Fajar Alam.


Tak sedikit warga yang khawatir keselamatan mereka terancam. "Iya hampir jatuh kami lewat," tulis Srikumala Dewi Piaoliang. Bahkan ada yang mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa jika tak ada perbaikan. "Klo gk ada tindakan, kita maju, unjuk rasa," tegas akun Kus No.

Kondisi jalan yang rusak parah ini juga menghambat mobilitas warga secara signifikan. "Kalau hujan gini uda positif air masuk ke dalam yang pecah, uda di pastikan bakalan amblessss.. Biasa jalan menuju kota 30 menit.. sekarang 1 jam," keluh Imam Putra Surya.

Warga juga mempertanyakan komitmen pihak pelaksana proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. "Pokok nya nanti gitu proyek itu selesai, tak kan ada perbaikan. Ingat waktu proyek tol, hancur semua jalan dibuat. Tapi gtu selesai, bye bye," tulis Wahyu Kurniawan Syahputra Sinaga.

Kepala Desa Sukadamai, Sujadi, saat dikonfirmasi wartawan, mengakui adanya kerusakan jalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan perwakilan perusahaan pelaksana proyek. "Awal masuk sudah pernah bang. Segala kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan proyek pipa gas tersebut akan diperbaiki seperti semula," ujarnya.

Namun janji itu belum terlihat pelaksanaannya. Tumpukan tanah dan material galian masih menumpuk di pinggir maupun di tengah badan jalan. Penyiraman yang sempat dilakukan untuk mengurangi debu kini sudah dihentikan. "Waktu itu ada dilakukan penyiraman.. Setelah pindah ke Sidodadi gak ada lagi.. Sampek di mulai kembali belum ada penyiraman lagi," tambah Sujadi.

Bahkan kerusakan jalan ini sempat menyebabkan kecelakaan berat. Beberapa waktu lalu, satu unit truk Cold Diesel terperosok ke dalam lubang akibat badan jalan yang amblas, tak jauh dari Dusun I Desa Sukadamai.

Saat dimintai keterangan terkait hal ini, pihak pelaksana proyek bungkam. Hendri, yang disebut sebagai Humas PT Arandra Citra Mandiri, rekanan proyek tersebut tidak memberikan tanggapan sama sekali meski pesan konfirmasi telah dibaca.

Warga berharap pihak berwenang maupun perusahaan pelaksana segera menindaklanjuti keluhan ini. Selain memperbaiki jalan yang rusak, keamanan dan keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas selama proyek berlangsung, agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satu Data Tunggal Kunci Bantuan Sosial Tepat Sasaran, Bupati Asahan Tegaskan Pentingnya Akurasi Data Parlinsos Digital
Kendati Berobat Gratis, Modesta Ajak Warga Tetap Peduli Jaga Kesehatan
HUT Ke-81 RI, 638 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas
Dengan Tema "Guyub Merdeka" Warga Komplek Perum Lingkungan VII Tanara Meriahkan HUT RI ke 81 Melalui Berbagai Perlombaan
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN UP3 Lubuk Pakam Tingkatkan Kompetensi Petugas Pelayanan Teknik
Wakil Bupati Asahan Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria, Wujudkan Penataan Tanah yang Berkeadilan dan Sejahterakan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru