Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Baca Juga:
- Berulang Berganti Kasat dan Kapolsek, Balga Tidak Tersentuh, Tetap Eksis Edarkan Narkoba d Bilah Hilir
- Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto Perkuat Sinergi dengan Kajari Sibuhuan, Komitmen Wujudkan Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan
- Kuasa Hukum: Antonius Devolis Tumanggor Kooperatif Jalani Pemeriksaan Di Polrestabes Medan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 ini, digelar bekerja sama dengan Polres Padang Lawas dan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai hak-hak hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan desa, Rabu, 26 Februari 2025.
Sebagai bagian dari program TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, penyuluhan hukum ini sangat penting dalam membangun kesadaran hukum warga.
Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., Dansatgas TMMD ke-123 Kodim 0212/Tapsel, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara, serta pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pemahaman yang baik tentang hukum, masyarakat bisa terhindar dari pelanggaran dan menjalani kehidupan yang lebih harmonis.
Warga Desa Simanuldang diajak untuk memahami berbagai jenis pelanggaran hukum yang dapat terjadi, mulai dari pelanggaran ringan hingga tindak pidana berat, serta cara-cara pencegahannya.
Hal ini penting, mengingat seringkali ketidaktahuan terhadap hukum menyebabkan kesalahan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Selain penyuluhan hukum, kegiatan ini juga menekankan pentingnya Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Penyuluhan yang dilakukan oleh Satgas TMMD dan Polres Palas bertujuan agar warga desa dapat lebih aktif dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.
Kehadiran aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, sangat vital dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat mengenai cara-cara mencegah dan menangani berbagai bentuk kejahatan yang dapat mengancam ketertiban desa, seperti pencurian, perkelahian antar warga, dan peredaran narkoba.
Melalui penyuluhan ini, masyarakat diberikan informasi praktis tentang cara mengatasi potensi ancaman terhadap keamanan.
Diharapkan, warga tidak hanya menjadi lebih sadar tentang pentingnya menjaga keamanan, tetapi juga dapat bekerjasama dengan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua pihak.
Program TMMD ke-123 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pada pembangunan sosial, hukum, dan ketertiban.
Penyuluhan ini membuktikan bahwa pembangunan desa harus bersifat holistik, mencakup semua aspek kehidupan masyarakat, baik fisik maupun non-fisik. Dengan menciptakan kesadaran akan hukum dan pentingnya keamanan, diharapkan tercipta suasana kehidupan yang lebih tertib, damai, dan bebas dari gangguan keamanan.
Penyuluhan hukum dan Kamtibmas juga menjadi kunci dalam menciptakan desa yang mandiri, maju, dan aman.
Kolaborasi antara Satgas TMMD, Polres Padang Lawas, dan masyarakat setempat menjadi langkah penting untuk membangun desa yang tidak hanya berkembang dari segi material, tetapi juga dari segi mental dan sosial.
Program ini memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Simanuldang, dan diharapkan dapat diikuti oleh desa-desa lainnya di Indonesia.
Dengan adanya kegiatan ini, harapannya adalah seluruh masyarakat desa menjadi lebih sadar akan tanggung jawab mereka dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa melalui edukasi dan kolaborasi yang baik, pembangunan desa bisa lebih merata dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penyuluhan hukum dan Kamtibmas yang dilakukan dalam rangka Program TMMD ke-123 di Desa Simanuldang menjadi contoh nyata bahwa pembangunan tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik semata, tetapi juga melibatkan peningkatan kesadaran hukum dan ketertiban masyarakat.
Dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang hukum dan keamanan, diharapkan masyarakat dapat hidup lebih harmonis dan bekerjasama dengan aparat untuk menciptakan desa yang aman dan maju.
Program ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menciptakan Indonesia yang lebih sadar hukum dan lebih aman di masa depan.zal
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota
5 Kilogram Ganja Digagalkan! Satresnarkoba Polres Tapsel Ringkus Dua Terduga Pengedar
kota
FABEM dan MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
kota
DPRD Sumut Sambut Gagasan FWD, Babak Baru Penguatan Diseminasi Informasi untuk Publik
News
JAKARTA, SUMUT24.CO Anggota DPR RI, Dr. Musa Rajekshah, menghadiri Seminar GREAT bertema Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945 yang digelar d
Politik
sumut24.co MedanUPTD Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (SBTPH) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong petani untuk mendaf
Umum
sumut24.co MedanKomisi 4 DPRD Kota Medan meminta agar pihak managemen atau pihak kontraktor pembangunanhotel di Jalan Raden Saleh Dalam Ke
Umum