Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
News
Baca Juga:
- Pengedar Narkoba di Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal Dibekuk, 8 Paket Sabu Dikemas Dalam Kotak Rokok Disita
- Menumbuhkan Solidaritas dan Keimanan, Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan Gelar Tadabbur Alam
- Pulih Pasca-Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai Bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang
Medan -Bank Sumut menurunkan target bisnis yang telah disusun dalam rencana bisnis bank tahun 2024. Kabar penurunan target tersebut dilakukan dalam perubahan rencana bisnis bank (PRBB), dan menjadi sejarah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Penurun target PRBB Bank Sumut tahun 2024 tersebut sangat mengherankan, karena dilakukan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak. Dan indikator penyebab penurunan target tersebut masih menjadi pertanyaan.
Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga pun merespon penurunan target PRBB Bank Sumut 2024 menjelang Pilkada Serentak. Zeira menilai penurunan target tersebut perlu diawasi.
"Kita minta BI, OJK, Polda dan Kejati mengawasi penurunan target Bank Sumut itu. Apakah dilakukan karena sesuatu, atau karena ada sesuatu yang tidak baik terjadi. Akan kita panggil jajaran direksinya. Kita mau tau apa penyebab itu dilakukan," ungkap Zeira, Rabu (07/08/2024).
Bank Sumut melakukan penurunan target pada PRBB 2024, kabarnya mencakup target laba dan target kredit yang diturunkan. Namun NPL dinaikan untuk menjaga kestabilan bisnis Bank Sumut yang sejak awal 2024 tidak menunjukan peningkatan.
Legislator dari PKB ini pun mengatakan Bank Sumut tidak bisa melakukan penurunan target di PRBB 2024 tanpa ada sesuatu yang sangat krusial. Sama seperti dengan bank bank lainnya yang tidak melalukan penurunan target.
"Gak bisa begitu mereka (Bank Sumut) melakukan, bank lain seperti Mandiri, BRI, tidak pernah menurunkan targetnya, harus terus naik. Direksi harus jelaskan ke kami (Komisi C) soal itu, tolong carikan datanya, agar bisa kita pelajari apa penyebabnya mereka melakukan itu," tandasnya.
Diketahui, dari perjalanan panjang Bank Sumut sebagai bank Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, baru tahun 2024 ini kondisinya sangat buruk sejak 10 tahun terakhir.
Sejak ditinggalkan dirut sebelumnya Gus Irawan Pasaribu, Edie Rizliyanto, Muchammad Budi Utomo, hingga Rahmat Fadillah Pohan, Bank Sumut tidak pernah menurunkan target bisnis di PRBB. Tapi dipimpin Babay Parid Wazdi tahun 2024, penurunan target bisnis itu terjadi.(Red/IMC)
Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
News
JAKARTA Perdebatan panjang terkait sengketa Sahara Maroko sering kali mengabaikan realitas empiris di lapangan. Padahal, berbagai pemban
News
Lapas Padangsidimpuan Buka Layanan Hak Remisi, 34 Warga Binaan Dapat Penjelasan Langsung
News
Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Beralasan Ada Agenda Internal ATR/BPN
News
KAMMI Bakar Ban di DPRD Sumut, Desak Seleksi KPID Diusut dan Anggaran SosperWasbangPokir Diaudit
News
KPK Telaah Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Serahkan Uang dan Bukti
News
sumut24.co MedanKisah memprihatinkan dialami oleh Cici Herliawati bersama keluarganya yang sudah satu dekade bertahan hidup di dalam bilik
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Perse
Umum
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko Medan) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan trans
kota