Tidak Kooperatif, Kompol DK Dipecat
Tidak Kooperatif,Kompol DK Dipecat
kota
Baca Juga:
Anggota Komisi VII DPR RI, Ade Jona Prasetyo, mendukung kebijakan tersebut dengan alasan efisiensi dan pengawasan distribusi yang lebih baik. Ia menilai, penjualan gas melon di tingkat pengecer sering kali tidak terkontrol dan berisiko memicu kelangkaan serta kenaikan harga yang tidak wajar.
Namun, keputusan ini dianggap blunder oleh pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi. Menurutnya, larangan ini akan mempersulit masyarakat kecil, terutama yang tinggal jauh dari pangkalan resmi. Ia juga menilai kebijakan ini bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada rakyat kecil.
Menanggapi protes dan polemik yang berkembang, Presiden Prabowo akhirnya turun tangan. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa Prabowo telah menginstruksikan agar pengecer tetap diizinkan menjual LPG 3 kg. Langkah ini diambil agar masyarakat tidak kesulitan mengakses bahan bakar bersubsidi.
Dengan keputusan ini, larangan pengecer menjual LPG 3 kg resmi dicabut, dan distribusi gas melon akan tetap berjalan seperti sebelumnya.
(Sumber: Fraksi Gerindra, Kumparan, Liputan6)
Tidak Kooperatif,Kompol DK Dipecat
kota
Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal
kota
Deliserdang Sumut24.co Terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat tanah, Roni Paslani (46), warga Jalan Pengabdian, Desa Bandar Setia, Kecamata
Hukum
Digerebek di Simpang Tiga! Polsek Padang Bolak Paluta Ringkus Pemilik Sabu, Jaringan Masih Diburu
kota
AIPTU Daulat Matondang Naik Pangkat Pengabdian Menjadi IPDA, Ini Pesan Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara
kota
Ngeri! Truk Tangki Lepas Kendali di Batang Toru, Satu Tewas dan Bangunan Hancur
kota
Bupati Paluta Reski Basyah Harahap Tinjau Mako Polres Sementara di Aek Suhat, Siap Perkuat Keamanan Masyarakat
kota
Razia Internal! Propam Polres Padang Lawas Bongkar Potensi Judi Online di HP Anggota
kota
DPRD Kasih 11 Catatan Penting Lewat LKPJ, Wabup Atika Ini Momentum Perubahan
kota
Tanam Jagung 439 Hektare, Program Jagung Polres Madina Digeber! Wabup Atika Kunci Tahan Inflasi
kota