Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Baca Juga:
Medan,– Puluhan mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus dan organisasi kepemudaan Mandailing Natal (Madina) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (3/2). Mereka menuntut pencopotan Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, yang dinilai gagal menertibkan tambang emas ilegal di wilayah tersebut.
Massa yang terdiri dari HMI, GMNI, SEMMI, GEMPSU, dan GEJAM menilai maraknya tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat seperti ekskavator terjadi akibat kelalaian Kapolres Madina. Mereka bahkan menuding adanya dugaan keterlibatan oknum kepolisian dan TNI dalam mendukung aktivitas tambang ilegal tersebut dengan meminta jatah dari hasil tambang.
Dalam aksinya, mahasiswa membawa berbagai poster berisi protes dan kecaman, serta membakar ban bekas di depan gerbang Polda Sumut. Mereka juga memblokade jalan sebagai bentuk tekanan terhadap aparat kepolisian. Aksi ini dikawal ketat oleh puluhan personel kepolisian.
"Kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap Kapolres Madina! Sumber daya alam kami dihancurkan oleh mafia-mafia tambang ilegal, sementara Kapolres Madina hanya bungkam seolah-olah tak mampu menutup dan menangkap pelaku," ujar salah satu orator aksi.
Mahasiswa juga menyinggung pernyataan Kapolres Madina saat unjuk rasa sebelumnya pada 17 Januari 2025. Saat itu, AKBP Arie Sofandi Paloh berjanji akan menindak tambang ilegal dengan tegas, bahkan mengatakan, "Mulai hari ini, jika ada tambang ilegal yang masih beroperasi, potong kuping saya!" Namun, mahasiswa menilai pernyataan tersebut hanya pencitraan belaka, karena hingga kini aktivitas tambang ilegal masih berlangsung, termasuk yang baru-baru ini ditemukan di Desa Ranto Panjang, Kecamatan Ranto Baek.
Karena itu, mahasiswa meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, untuk mencopot Kapolres Madina dan mengevaluasi jajaran kepolisian di wilayah tersebut agar tidak lagi terlibat dalam praktik ilegal tersebut.
Jika tuntutan mereka tidak direspons dalam waktu dekat, mahasiswa mengancam akan melanjutkan aksi mereka secara berkelanjutan hingga ke Mabes Polri.res
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota