Gelapkan Uang Perusahaan Acay Ditangkap Saat Santai Di Spa Delta
DELISERDANG Sumut24.coSetelah mangkir dari panggilan pihak Polda Sumatera Utara kasus dugaan penggelapan uang perusahaan dan karyawan dit
Hukum
Baca Juga:
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting, sebagai bagian dari upaya bersama dalam melestarikan kearifan lokal masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Acara dimulai dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kelancaran kegiatan. Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Penjala Seluruh Indonesia (HIPSI) dan masyarakat Sidangkal atas terselenggaranya acara ini.
AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada HIPSI dan masyarakat Sidangkal yang telah mengundang kami dalam acara ini. Lubuk Larangan adalah kearifan lokal yang patut kita jaga dan lestarikan bersama, agar dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Tabagsel."
Beliau juga menegaskan komitmen Polres Padangsidimpuan untuk mendukung dan berkolaborasi dengan HIPSI dalam memajukan kegiatan Lubuk Larangan ini agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua HIPSI Kota Padangsidimpuan, Darman Lubis, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Kapolres Padangsidimpuan dan jajarannya.
"Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Kapolres dan jajaran Polres Padangsidimpuan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian kita bersama dalam menjaga tradisi Lubuk Larangan. Kami siap bekerja sama untuk terus melestarikan budaya ini," ujarnya.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembukaan Lubuk Larangan secara simbolis oleh Kapolres Padangsidimpuan, yang ditandai dengan pelepasan jala pertama di Sungai Sibontar.
Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama, yang menjadi simbol kebersamaan antara masyarakat dan para tamu undangan, menggunakan hasil tangkapan dari Lubuk Larangan yang telah dibuka.
Selama berlangsungnya acara, suasana tetap aman dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh petugas kepolisian. Kapolres berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan menjadi agenda tahunan dalam upaya menjaga kebersamaan serta memelihara budaya lokal.
Sebagai informasi tambahan Lubuk Larangan adalah tradisi masyarakat yang bertujuan untuk menjaga ekosistem perairan dan kelestarian lingkungan.
Adanya dukungan dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan Lubuk Larangan dapat semakin dikenal dan terus dijaga keberlangsungannya di Kota Padangsidimpuan.zal
DELISERDANG Sumut24.coSetelah mangkir dari panggilan pihak Polda Sumatera Utara kasus dugaan penggelapan uang perusahaan dan karyawan dit
Hukum
Jelang Piala AFF, Renovasi Stadion Teladan Disorot Anggaran Rp 64 Miliar Dipertanyakan
kota
Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf
kota
Jakarta Transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya tercermin dari peningkatan layanan publik, tetapi
kota
JAKARTA Berawal dari keprihatinan terhadap kehidupan keluarga di desadesa, Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) menghadirkan sebu
Seleb
Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
kota
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan
News
Kapolres Tapsel Rombak Jajaran, AKBP Yon Edi Winara Targetkan Kinerja Lebih Baik Lagi
kota
Serius Tangani Sampah! Bupati Palas PMA Gandeng Mabes TNI, Siapkan Teknologi Canggih 2027
kota
Sejarah Baru! Domino Resmi Jadi Olahraga, Turnamen Perdana Digelar di Padangsidimpuan
kota