Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
Baca Juga:
- MUI Tapsel 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Tekankan Peran Strategis Umat di Tengah Krisis
- Ketua FKUB dan MUI mengucapkan syukur atas prestasi Kota Pematangsiantar yang meraih peringkat 4 Kota Toleran di Indonesia Tahun 2025 dari Setara Inst
- Safari Ramadhan 1447 H, Kapolres Sergai dan MUI Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama
P.Siantar l Sumut24.co
Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pematangsiantar Masa Jabatan 2024-2027 diharapkan bekerja penuh amanah dan bertanggung jawab serta menunjukkan kerja nyata. Sehingga bisa memberikan kemaslahatan dan kesejahteraan kepada masyarakat Kota Pematangsiantar.
Harapan tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Pematangsiantar Drs Matheos Tan MM dalam sambutannya di acara Pelantikan Kepengurusan Perwakilan BWI Kota Pematangsiantar Masa Jabatan 2024-2027 dan Sosialisasi Harta Benda Wakaf di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Jalan Kartini, Sabtu (19/10/2024).
Di awal sambutannya, Matheos atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mengucapkan selamat kepada pengurus BWI Kota Pematangsiantar yang baru dilantik.
"Semoga pimpinan dan pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab," kata Matheos.
Menurut Matheos, tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan BWI yang baru akan semakin berat dan kompleks ke depannya. Sehingga pengurus BWI harus menjaga kekompakan, integritas, dan transparansi. Serta yang tak kalah penting, menguatkan koordinasi, sinergi, serta komunikasi.
"Tetaplah jaga dan pertahankan komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Secepat mungkin lakukan konsolidasi, lebih cepat lebih baik agar BWI Perwakilan Pematangsiantar dapat membuktikan diri sebagai lembaga yang bisa membantu pemerintah dan masyarakat Kota Pematangsiantar," terangnya.
Masih kata Matheos, saat ini Indonesia telah memasuki era kebangkitan Perwakafan Nasional. Hal ini ditandai dengan tumbuhnya kesadaran kolektif lintas struktur sosial untuk berwakaf, penggunaan teknologi dalam mengelola wakaf, kesadaran untuk mengelola aset wakaf berbasis goof waqf governance, dan diversifikasi harta khususnya wakaf uang yang lebih fleksibel.
"Saat ini yang kita lakukan adalah bagaimana cara melakukan transformasi aset yang ada untuk dijadikan sebagai kekuatan memberdayakan masyarakat," tukasnya.
Terkait sosialisasi wakaf, Matheos berharap bisa meningkatkan pemahaman para peserta karena wakaf bukan hanya investasi akhirat, namun merupakan investasi yang manfaatnya bisa untuk dunia dan akhirat.
"Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran BWI Kota Pematangsiantar atas kerja kerasnya selama ini. Selamat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik. Sehingga yang disampaikan narasumber dapat dipahami dan diimplementasikan kepada masyarakat. Dengan demikian bisa membantu dalam usaha mensejahterakan umat, yang menjadi salah satu upaya untuk membangun Kota Pematangsiantar.
Ucapan dan selamat dan sukses juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pematangsiantar Dr H Al Ahyu MA.
"Kami berdoa semoga BWI Pematangsianțar maju dan bisa bersama-sama dengan seluruh kekuatan umat mengelola harta wakaf demi kemaslahatan dan kesejahteraan umat di Kota Pematangsiantar," kata Ayu, dan menambahkan Kantor Kemenag Pematangsianțar mendukung BWI Kota Pematangsiantar untuk melakukan langkah-langkah, terobosan, dan kegiatan untuk kemaslahatan umat.
Paling lama tahun depan, katanya, BWI me-launching pengelolaan wakaf produktif.
"Kita akan semakin optimis wakaf akan
memberikan keberkahan kepada masyarakat Pematangsiantar," tukasnya.
Sementara itu, mewakili Ketua MUI Pematangsiantar, yakni Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pematangsiantar H Rafii Natsir BA mengatakan, MUI memberikan apresiasi dan siap mendukung kelancaran tugas BWI Pematangsiantar.
Ia mengatakan, BWI merupakan lembaga yang mengurus, mengelola, dan memanfaatkan harta umat Islam untuk kemajuan umat Islam, khususnya di d Pematangsiantar. Sehingga ia berdoa agar Allah memberikan kekuatan kepada BWI Kota Pematangsiantar untuk bekerja.
Rafii mengakui banyak umat Islam yang belum mengetahui BWI. Sehingga butuh kerja keras pengurus BWI untuk mensosialisasikan BWI kepada masyarakat luas.
"Semoga dengan adanya BWI, umat Islam bisa maju," harapnya.
Sedangkan Ketua BWI Kota Pematangsiantar yang baru dilantik Erwansyah dalam sambutannya merasa optimis BWI bisa optimal mengelola wakaf sehingga bisa berdaya guna.
"Kami mencari pahala dan ridho Allah serta untuk kemaslahatan umat," sebutnya.
Menurut Erwansyah, wakaf perlu dikelola secara efisien untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan umat. Wakaf Perlu dikelola dengan baik sehingga tidak melanggar peraturan dan terjebak tindak pidana.
"Wakaf dinamis perkembangannya. Ada wakaf tidak bergerak dan wakaf bergerak. Dalam mengelola wakaf ada rambu-rambu yang harus dipatuhi. Seperti, tidak boleh boleh sembarangan mengalihkan wakaf," jelasnya, seraya menambahkan pihaknya akan berusaha menggalakkan wakaf berupa uang, yang nantinya bisa menjadi Dana abadi dan dilakukan bagi hasil kepada masyarakat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Gunawan SSosI dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut mensukseskan acara tersebut.
"Kami mohon maaf bila ada kekeliruan dan kekurangan. Kami mohon ampun kepada Allah dan mohon maaf kepada bapak/ibu," sebutnya.
Prosesi pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Divisi Tata Kelola, Kelembagaan, dan Kerjasama BWI Pusat Aruipudin SH MH. Sedangkan pelantikan dipimpin Wakil Ketua II BWI Pusat yang juga pengurus MUI Pusat Dr H Ahmad Zubaidi MA.
Pengurus Perwakilan BWI Kota Pematangsiantar Masa Jabatan 2024-2027 yang dilantik antara lain: Ketua Dewan Pertimbangan dr Hj Susanti Dewayani SpA, anggota H Maranaik Hasibuan MA dan HM Ali Lubis. Ketua Erwansyah, Sekretaris
Mulyadi Sabil, dan Bendahara Wirahadi Kusumah.
Kemudian, penyerahan plakat dan sertifikat kepada BWI Pusat.
Acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Harta Benda Wakaf.
Acara tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematangsiantar Drs H Natsir Armaya Siregar, mewakili Polres Pematangsiantar, perwakilan perbankan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pematangsiantar Ir Ali Akbar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Pematangsiantar Irwansyah, serta Kepala KUA dan Nazir Masjid se-Pematangsiantar. (LP)
Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara
kota
Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
kota
sumut24.co BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Ke
News
sumut24.co ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupat
News
Medan Sumut24.coNama Laksamana Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda)
News
Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas
kota
Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak
kota
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan
News
sumut24.co MEDAN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukunga
kota
sumut24.co TAPANULI TENGAH, Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah,
kota