5 Oknum Polisi Ditangkap GMKI Seruduk Polres Tapsel

P.SIDIMPUAN | SUMUT 24
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan (Tapsel) mengeruduk Mapolres Tapsel yang berada di Jalan Sisingamangaraja Kota Padang Sidimpuan, Rabu (8/6) siang. Dalam aksinya, massa mendesak Kapolres Tapsel, AKBP Rony Santama memecat 5 oknum polisi yang terlibat narkoba.
Ketua GMKI cabang Padangsidimpuan Tapsel, Juli H Zega mengatakan, aksi yang mereka lakukan ini berawal dari terrtangkapnya 5 oknum polisi yang bertugas dijajaran Polres Tapsel beberapa waktu yang lalu saat tengah dugem di lokasi hiburan malam, D’Zone oleh petugas Satnarkoba Polres Kota Padangsidimpuan. Selain mengamankan 5 oknum polisi, petugas juga mengamankan 6 pengunjung dan 9 butir pil ekstasi.
“Bahkan, setelah hasil penyelidikan diketahui 9 butir ekstasi tersebut merupakan milik Bripda SA yang tak lain merupakan anggota satuan narkoba Polres Tapsel,” teriaknya.
Kendati demikian, tambah Zega, hingga kini belum ada tindakan tegas yang dilakukan Kapolres Tapsel, AKBP Rony Santama. Padahal, saat ini Presiden Jokowi tengah gencar-gencarnya menyeruhkan perang terhadap narkoba.
“Tapi sayang, hingga kini Kapolres Tapanuli Selatan belum ada memberikan tindakan tegas kepada 5 oknum polisi yang jelas terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” kesalnya.
Karena itu, tegasnya, GMKI mendesak Rony Santama memecat 5 oknum yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba tersebut. Bahkan, GMKI juga mendesak Kapolri supaya dilakukannya tes urin kepada jajaran kepolisian.
“Ini supaya masyarakat kembali percaya bahwa institusi Polri benar-benar serius dalam memerangi narkoba,” pungkasnya.
Sayang, aksi massa tersebut tak mendapat respon petugas Polres Tapsel. Pasalnya, tak seorang pun petugas menerima aspirasi mereka. Setelah satu jam berorasi, massa pun akhirnya membubarkan diri dengan damai. (dra)