Walikota Tannjungbbalai  H.Waris Tholib Ajak ASN Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

walikota Tanjungbalai H.Waris Tholib /ist

Tanjungbalai – Saat ini masyarakat Tanjungbalai sudah mulai merasa hilang kepercayaan terhadap pemerintah, khusus nya pemerintah daerah kota Tanjungbalai, semua itu akibat kejadian atau tragedi yang terjadi di lingkungan kota Tanjungbalai, yang salah satu penyebabnya dari di tangkap nya mantan walikota Tanjungbalai Syahrial.SH MH oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan kasus jual beli jabatan.

Dengan di lantiknya wakil walikota Tanjungbalai H.Waris Tholib sebagai Walikota Tanjungbalai, maka semua tugas dan program kerja mantan Walikota Tanjungbalai Syahrial.SH.MH yang tertunda atau yang belum sempat dilaksanakan, jatuh di pundak H.Waris Tholib, sebagai Walikota Tanjungbalai saat ini.

Sebagai wallikota pengganti seharus nya H.Waris Tholib mampu memulihkan atau mengembalikan rasa kepercayaan masyarakat Tanjungbalai terhadap pemerintah, tugas yang di emban nya jauh lebih besar dibanding tugas Syahrial  SH.MH sebab untuk mengembalikan rasa kepercayaan masyarakat Waris Tholib harus bekerja secara sungguh sungguh, namun sampai saat ini,belum ada terlihat program kerja yang di lakukannya, terlihat dari semua kegiatan yang di buat nya hanya bersifat serimonial saja, mulai dari menjenguk orang sakit, menghadiri pembangunan musholla, bahkan menerima  kunjungan atau audensi dari sejumlah ormas  dan organisasi lain nya di samping itu juga melakukan kunjungan ke luar kota.

Menanggapi masalah ini, Seketaris Lembaga Nusantara Corruption Watch (NCW) Sumbagut Propinsi Sumatera Utara Ismed menilai jika hal ini terus menerus dilakukan,maka besar kemungkinan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah kota Tanjungbalai tidak akan bisa pulih,sebab di mulai dari  pengangkatan Waris Tholib sebagai plt Walikota Tanjungbalai, sampai dengan sudah di lantiknya beliau menjadi Walikota Tanjungbalai belum ada perobahan dari sebelum nya, terlihat jalan jalan di lingkungan kota Tanjungbalai banyak yang rusak, berlobang bahkan sempat memakan korban, begitu juga dengan sarana dan prasarana pendidikan yang seharus nya sudah bisa dikerjakan namun sampai saat ini belum juga di  kerjakan, padahal dana pembangunan nya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang punya limit waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat, sementara waktu yang tersisa hanya tinggal 4 bulan lagi di tahun 2022 ini.

Sebagai Orang nomor satu di lingkungan kota Tanjungbalai, seharus Waris Tholib membuat terobosan baru, yakni mempercepat pelaksanaan pembangunan, dengan cara memerintahkan sejumlah  stakholder untuk lebih cepat lagi dalam bekerja, bahkan penyerapan anggaran hampir di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Tanjungbalai masih jauh di bawah standart sementara bulan September 2022 ini sudah masuk pada akhir triwulan ke tiga sesuai dengan APBD Tahun 2022 .*(id)