Wabup Hadiri Peresmian Pondok Tahfiz MAN 2 Deliserdang

158

Lubuk Pakam|SUMUT24
Wakil Bupati Deli Serdang H M Ali Yusuf Siregar menghadiri Peresmian bangunan Pondok Tahfiz MAN 2 Deli Serdang yang ditandai penandatanganan prasasti.

Hadir pada peresmian tersebut, Kemenag Sumatera Utara Drs. H.Syahrul Wirda,MM, Anggota DPR RI Komisi III Romo H. Raden M. Syafi’I, Kemenag Deli Serdang Tolibun Pohan, Kepala Dinas Koperasi Deli Serdang Drs.Rodwan Said Siregar, Kepala MAN 2 Deliserdang Dr. H.Burhanuddin.MPD serta Camat Lubuk Pakam beserta Muspika menghadiri Peresmian Bangunan Pondok Tahfiz Qur’an MAN 2 Deli Serdang pada Jumat (15/10) yang berlokasi di Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 2 Deliserdang, Lubukpakam.

Wabup HM Ali Yusuf Siregar mengatakan ditengah perkembangan zaman yang bergerak secara dinamis ini, dimana pada generasi muda seringkali terbuai dengan teknologi dan sosial media sehingga menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, bahkan tidak sedikit dari mereka, yang mulai menjauh dari pedoman islam, yakni Al-Qur’an dan sunah. Oleh karena itu pentingnya setiap anak untuk perlu dijaga, dibimbing serta diberi pondasi iman yang kuat.

“Menyikap kondisi dan tantangan yang demikian, maka penanaman nilai Al-Qur’an sejak dini sangat diperlukan. Karena apabila anak-anak kita sejak dini sudah ditanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an maka Insyallah, benih-benih kecintaan itu akan lebih mengakar dan membekas bagai mengukir diatas batu dan kelak akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari”, ujar Wabup Deliserdang.

Kehadiran Pondok Tahfiz Qur’an MAN 2 Deliserdang merupakan langkah tepat untuk lebih mendekatkan Al-Qur’an kepada anak-anak, sehingga kelak para generasi muda tidak hanya menjadi generasi yang cerdas, akan tetapi juga menjadi generasi yang Qur’ani.

Sementara Kepala Kemenag Sumatera Utara Drs. H.Syahrul Wirda,MM mengatakan bahwa jika pada madrasah terdapat penguatan tentang membaca Al-Qur’an, menghapal Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an, mentadaburi Al-Qur’an serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan akan muncul jati diri madrasah itu sendiri.

Sebelumnya Kepala Sekolah MAN 2 Deli Serdang Dr. H.Burhanuddin.MPD menyampaikan bahwa pembangunan pondok hafids ini berasal dari partisipasi masyarakat melalui ketua komite sekolah.

Pembangunan asrama Tahfidzul Qur’an ini dilakukan karena fasilitas asrama bagi peserta Tahfidzul Qur’an yang ada selama ini sudah tidak memadai. Mereka kerap menggunakan laboratorium IPA, dan ruang-ruang kelas dengan cara disekat. Apalagi jumlah peserta Tahfidzul Qur’an saat ini terus bertambah. Karena disini tidak hanya menghapal Al-Qur’an saja melainkan membaca Al-Qur’an juga harus dilakukan secara terus menerus. ( Rod ).

Loading...