Ribuan Warga Meriahkan Fun Walk HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Lapangan Merdeka Medan
MEDAN Ribuan warga antusias mengikuti Fun Walk Pemuda Pancasila Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/11/2026
News
Baca Juga:
P.Siantar | SUMUT24
Pembangunan jalan alternatif Siantar By Pass sumber dana APBN dan APBD di perkirakan ratusan miliar sepanjang 11 km yang sudah dikerjakan dalam kurun waktu 5 tahun ini, terancam gagal.
Pasalnya proyek tersebut tersangkut pembebasan tanah di hulu pembangunan jalan, hanya karena 30 meter saja lahan yang terkena jalur tidak tuntas dibebaskan.
Pembangunan jalan alternatif ini dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Direktorat Jalan dan Jembatan serta PU Bina Marga Pemko Pematang Siantar.
Pantauan di lokasi kemarin, pekerjaan pembanguan jalan di Km 11 jalan keluar menuju Danau Toba yang dikerjakan Kontraktor CV. Asima dengan Pagu Anggaran Rp.4.993.416.641 sepanjang 1 Km saat ini sedang giat-giatnya dikerjakan.
Seperti pembuatan jembatan dan pengerukan tanah serta Penghamparan Urugan Pilihan (Urpil) namun ada yang aneh para pembangunan tersebut. Ada tumpukan tanah di jalur akhir, informasinya Rapotan Tambunan melarang pihak kontraktor untuk pengerjaan.
Pihak kontraktor Cv.Tosima Marga Siahaan mengatakan, kontrak yang diterima pembangunan pekerjaan jalan ini sepanjang 1 km.
“Lokasi kami inilah akhir, dimana jalurnya mulai dari jalan Medan tembus Jalan Simpang Dua Hotel Flora Inn sepanjang 11 km,” ujar Siahaan.
Namun ternyata di akhir jalan keluar, ada permasalahan. Dimana lahan ukuran 30×40 meter dilarang dikerjakan oleh Pemilik Tanah. Padahal waktu tender sudah ikut di dalam designe.
“Jadi inilah yang buat binggung aku, kenapa di buat pelelang namun tanah belum bebas. Pemko Siantar harus bertanggung jawab terhadap pembebasan itu. Padahal waktu pengerjaan sudah mepet,” sambung Siahaan kontraktor dari Kabupaten Tobasa ini.
Sementara salah satu staff yang mengaku dari Inspektorat dan Kementerian ketika peninjauan Jalan Siantar By Pass kemarin, mengatakan persoalan pembebasan tanah adalah urusan Pemerintahan Kota Pematang Siantar.
“Mereka yang melakukan pembebasan tanah terhadap pembangunan jalan, kami hanya masalah teknis,” ujarnya.
Namun ketika ditanya kenapa bisa dilakukan pelelangan pekerjaan tapi lahan belum bebas hingga terancam gagal pembangunan pembukaan jalan tersebut, dia mengatakan, “itulah ngak tau aku,” ujarnya.
Sementara Kadis PU Bina Marga Pematang Siantar Jhonson Tambunan ketika dikonfirmasi melalui saluran seluler, Sabtu (16/11) perihal pembebasan Tanah yang tersendat, tidak dapat dihubungi. (LP).
MEDAN Ribuan warga antusias mengikuti Fun Walk Pemuda Pancasila Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (1/11/2026
News
Binjai sumut24.co Bertempat di Lapangan Merdeka Kota Binjai, Sabtu (31/10/2026), Ketua DPD Satgas AMPI Sumatera Utara, Budi H Sormin (Buso
News
Tim Pagar Jatanras Poldasu Tangkap Residivis Curanmor, Test Urine Positif Narkoba
News
Lewat Jumat Keliling, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Sosialisasikan Call Center 110, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
News
Subuh Keliling di Padangsidimpuan, Kapolres Noval Desky Serukan Perang terhadap Narkoba
News
Di Tengah Gempuran AI, Bupati Saipullah Minta Sarjana STAIN Madina Tetap Berpegang pada Iman
News
Atika Azmi dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Dukung RSU Armina Kembali Beroperasi, Pelayanan Humanis Jadi Harga Mati
News
Resepsi Pernikahan BellaFahdi Lubis Dihadiri Gubsu Bobby Nasution dan Sejumlah Tokoh Penting Sumut
News
sumut24.co SERDANG BEDAGAI, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima penghargaan prestisius Lencana Darma Bakti pada Upacara Per
News
PB Pendawa Indonesia Ucapkan Selamat atas Pernikahan Putri CEO Sumut24 Rianto SH MH
News