Di 6 Titik, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla
Bengkalis sumut24.co Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman
News
LABURA | SUMUT24
Baca Juga:
Pemerintah Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengalokasi Anggaran pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal usaha pada BUMdes sebesar Rp.150 juta, pada tahun anggaran 2018 lalu. Pembiayaan yang menggunakan anggaran Pemerintah Pusat melalui Dana Desa (DD) Terang Bulan, diperuntukkan buat BUMdes di desa tersebut, ternyata banyak kejanggalan.
Informasi dihimpun Sumut24 dari masyarakat, ketidak nyamanan terjadi di BUMdes Terang Bulan. Warga menyebutkan alat musik yang seharusnya disewakan itu kini telah rusak, disebabkan barang yang dibelanjakan ternyata barang bekas.”Bagaimana tidak cepat rusak, dari anggaran sebesarr Rp. 150 juta, ternyata dibelikan keyboard yang bekas’, ujar sumber yang minta namanya tidak disebutkan baru-baru ini.Menurutnya, warga sekitar kewalahan untuk menyewa alat musik yang dibiayai dari pemerintah itu, disebabkan kalau menyewa dari luar Desa mungkin biayanya terlalu besar. “Yang menjadi pertanyaan kita uang sebesar Rp. 150 juta dikemanakan, kenapa harus membeli barang bekas, kan sia-sia uang Pemerintah itu, tidak ada fungsinya bagi masyarakat”, tegasnya.Sumber itu menyebutkan, yang harus bertanggung jawab dalam masalah ini adalah pengelola atau pengurus BUMdes Terang Bulan.”Kami berharap pihak terkait dapat melihat persoalan ini, karena sangat disayangkan, dengan anggaran sebesar itu usaha BUMdes Terang
Bulan tidak berpungsi lagi”, katanya.
Ketua BUMdes Terang Bulan Abdul Kodir saat ditemui mengakui pembelian keyboard dimaksud memang barang bekas’.”Iya bang, memang kita beli yang bekas’, tapi untuk alat-alat lainnya semua beli baru, seperti lespeaker kita rakit’ sama orang,”, katanya sembari menunjukkan biaya pembeliannya kepada wartawan, Senin (4/11) diruang kerjanya.Menurutnya, dana sebesar Rp. 150 juta semua yang terpakai dipotong pajak, begitu juga untuk keyboard yang rusak saat ini belum diperbaiki karena tidak cukupnya biaya operasional.”Sebenarnya ini tidak skill saya, begitu juga biaya pemasukan dan operasional kita tidak sesuai, jadi belum bisa kita perbaiki”, kata ASN yang bertugas di SMA Negeri 1 Aek Natas tersebut. (Indra).
Bengkalis sumut24.co Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman
News
Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
News
Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya
News
Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak KejahatannyaPenadah Masih Dikejar
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, kare
Hukum
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Medan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep
Umum
Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026
News
Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan
News
400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking
News