Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
- Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
- HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
- PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air: Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
Dekan Fakultas Hukum USU Prof Dr Budiman Ginting SH MHum mengatakan, orang Sumut harus berada di garda terdepan mendukung program Presiden Jokomi di periode ke dua, siap menghajar para birokrat yang melakukan pungli.
“Para birokrat kita harus merubah mentalnya yang korup, menjadi bermental patriot,” kata Budiman Ginting di Medan, Senin (15/7) mengomentari berita Presiden Jokowi di periode ke duanya, siap hajar pungli dan tidak ada toleransi bagi pengganggu Pancasila.
Dikatakan Budiman, ia sangat respect (menghormati dan menghargai) program Jokowi ini. Dan menurut Budiman, ia sebagai dosen di perguruan tinggi sering menyinggung dalam kuliahnya, bahwa biaya tidak terduga (pungli) akan membuat para investor malas datang ke Indonesia. “Kalau Jokowi berjanji, kita yakin bisa diberantas pungli itu setahun ke depan. Nanti, tahun depan, kita tagih pada Jokowi, pungli itu harus dibasmi,” kata Budiman.
Dengan layanan perizinan bagi para investor, yang kini sudah online single submission (OSS), diharapkan secara langsung dapat terdeteksi dimana kendala izin itu. Harus bebas hambatan dan lancar, sehingga investor datang dan merasa nyaman. “Investor bawa modal, teknologi dan buka lapangan kerja, harus kita bantu. Budaya yang menyatakan, “kalau bisa dipersulit , ngapai dipermudahâ€, mental ini harus dihilangkan,” katanya.
Untuk berhasilnya program ini, Pak Jokowi harus sering-sering “Sidakâ€, khususnya ke Sumut dan jangan lagi pandang bulu. “Kalau manusianya tidak bisa dibina, supaya dibinasakan dan penjarakan saja. Daripada menghambat program kepala negara. Ini harus kita dukung. Saya yakin ini bisa dicapai,” tegas Budiman.
Terkait dengan pengganggu Pancasila yang disebut Presiden Jokowi, tidak ada toleransi, dijawab Prof Budiman, itu memang harus dideteksi dan ditangkal secara dini, terhadap pembawa paham liberal dan ideologi negara lain. Itu harus dicegah. “Pancasila yang merupakan falsafah hidup bangsa, harus kita tegakkan, sehingga bangsa kita tidak tercerai berai atau hancur. Perlu diperkuat nilai-nilai budaya bangsa kita,” katanya.
Diharapkan Budiman, Pak Jokowi lebih memberdayakan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke,Simalungun, sehingga bisa lebih optimal. Juga menambah kemampuan energy listrik Sumut. (C04)
Forki DKI Jakarta Menggila di adidas Open 2026, Borong 32 Emas dan Kukuhkan Dominasi Karate Nasional
kota
HEBOH! Warga Kasmia Sidimpuan Baru Keluhkan Biaya Masuk Pipa PDAM Diduga Tembus Rp4 Juta, Ini Respons Tirtanadi
kota
PDAM Tirtanadi Cabang Tapsel Tegaskan SOP Baru Sambungan Air Warga Diimbau Daftar Resmi, Biaya Rp2 Jutaan
kota
Terungkap! Skema Distribusi Air PDAM Tirtanadi Tapsel&ndashPadangsidimpuan, Ini Fakta Sebenarnya, Dari Pajak Hingga Biaya Pasang
kota
UNIQLO Hadirkan Koleksi Kapsul Musim Panas 2026 UNIQLO F.RISSO, Pakaian Seharihari dengan Sentuhan Seni ItaliaTersedia mulai 22 Juni 2026 J
Umum
Delapan Bulan Terputus, Warga Medan Krio Desak Perbaikan Jembatan PenghubungMedansumut24.co Jembatan penghubung di Jalan Pelita, Desa Medan
News
Disdukcapil Kota Solok Terbitkan Ratusan KIA per Hari
kota
Pemkot Solok Bersama Polres Solok Kota, Sumatera Barat Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Kolaborasi di Sektor Pertanian.
kota
Tim URC Jatanras Poldasu Ringkus 8 Begal Sadis 3 Diantaranya Ditembak.
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyambut kepulangan para jamaah haji asal daerahnya dalam sebuah acara yang be
News