Dua Tahun Kantongi Hibah Rp1,5 Miliar! KORMI Asahan Diduga Kerja Sepintas, SPJ Akan Dilaporkan ke Kejari
sumut24.co ASAHAN, Menerima aliran dana hibah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan selama dua tahu
News
Asahan I Sumut24.co
Baca Juga:
- Dua Tahun Kantongi Hibah Rp1,5 Miliar! KORMI Asahan Diduga Kerja Sepintas, SPJ Akan Dilaporkan ke Kejari
- Perkuat Pengawasan Perairan Asahan, Wabup Rianto Sambut Baik Rencana Pembangunan Kantor BAKAMLA Di Silo Laut
- Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel, Minta Pemerintah Tindak Lanjut Secara Diplomatik
Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si. didampingi beberapa OPD terkait menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kemendikbud Ristek Dr. Iwan Syahril, Ph.D beserta rombongan di Rumah Dinas Bupati Asahan, Senin (14/08/2023).
Wakil Bupati Asahan mengatakan kunjungan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kemendikbud beserta rombongan ini sebagai langkah yang baik dalam upaya meningkatkan mutu Pendidikan di Kabupaten Asahan. “Sebagaimana kita ketahui bahwa pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia”, ujar Wabup.
Wabup juga menyampaikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan riset dan teknologi telah mencanangkan Reformasi sistem pendidikan indonesia melalui kebijakan Merdeka Belajar. Tujuannya adalah untuk menggali potensi terbesar para Guru – Guru Sekolah dan murid serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri dalam menyiapkan SDM dimasa yang akan datang.
Selanjutnya Wabup menjelaskan, bahwa Pemkab Asahan saat ini fokus pada produktifitas pembelajaran khususnya di beberapa desa yang berbatasan langsung dengan Laut. “Saya ingin bisa menyiapkan merdeka belajar bagi anak-anak khususbga yang tinggal di perbatasan”, jelas Wabup.
Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud Ristek Dr. Iwan Syahril, Ph.D mengapresiasi Kabupaten Asahan karena sangat peduli dengan dunia pendidikan. Iwan juga mengatakan, program guru penggerak sangat dibutuhkan pada ekosistem pendidikan, karena saat ini bangsa Indonesia mengalami krisis pembelajaran atau tertinggal oleh negara-negara lain pada sektor pendidikannya.
“Kita harus terus mengejar ketertinggalan kualitas pendidikan dari negara maju lainnya. Karenanya, kita harus terus bangun sinergi dalam mengatasi krisis pembelajaran, demi peningkatan kualitas pendidikan nasional”, pungkasnya. (dre)
sumut24.co ASAHAN, Menerima aliran dana hibah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan selama dua tahu
News
sumut24.co ASAHAN , Langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Kabupaten Asahan mulai bergerak maju. Se
News
Dewan Pers Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel, Minta Pemerintah Tindak Lanjut Secara Diplomatik
kota
Polsek Lubuk Pakam Amankan Tiga Pencuri Kabel di Eks Plaza Delimas
kota
Jakarta Sumut24.coUniversitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) ikut ambil bagian dalam kunjungan persahabatan ke Republik Rakyat Tiongkok
Advertorial
MOMEN HARKITNAS 2026 JAGA TUNAS BANGSA
kota
Polisi Sebut Hasil Autopsi Kresentia Hoess Sudah Keluar, Belum Dipublikasikan
kota
Advokat gugat Otto Hasibuan ke PN Medan terkait perpanjangan jabatan Ketum DPN Peradi
kota
Visa Turis, Judi Online, dan Generasi yang Terancam Alarm Kedaulatan Digital Indonesia
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas
kota