ASAHAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Peningkatan jalan lingkungan dengan beton di Jalan Kencong, Kelurahan Siumbut Umbut, Kecamatan Kisaran Timur baru selesai dikerjakan sudah retak terbelah belah.
Pantauan Awak Media saat melewati jalan kencong yang selesai sudah di cor beton, terlihat sudah retak membelah jalan seperti membagi jalan menjadi beberapa bagian.
Sutarno salah seorang warga memprotes, bahwa saat ini kondisi jalan sudah mulai retak-retak walau baru betonisasi selesai dikerjakan.
“Padahal sejak betonisasi selesai, jalan itu belum dilalui mobil. Jalan hanya dilewati sepeda motor, tapi kenapa ini sudah mulai retak-retak terbelah belah?,†tanya Sutarno curiga, saat ketemu Awak Media ini dilokasi, Sabtu (5/8/2023).
Menanggapi hal tersebut, Ketua AWPI Asahan, Supri Agus, Minggu (6/8/2023) mengatakan, diduga kuat pelaksanaan betonisasi jalan tidak sesuai dengan ketentuan acuan kerja, sebagaimana yang tertuang di rekapitulasi anggaran biaya proyek, terlihat dari perbandingan besaran anggaran proyek dengan spesifikasi pekerjaan di lapangan yang sangat tidak sesuai.
“Di plang proyek dananya Rp 200 juta, tanggal selesainya 14 Agustus 2023, Tapi kenapa hanya kenderaan roda dua saja yang lewat jalan sudah terbelah belah (retak) menjadi beberapa bagian, Ini sangat aneh, jadi dimana pengawasan dinas?. disini juga kita pun mensinyalir beton ready mix yang digunakan untuk betonisasi kualitasnya rendah”, ungkap Supri Agus. (tec)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News