Jumat, 11 September 2026

Pasca Kebakaran Pasar Tradisional Kotapinang,Pemkab Labusel Belum Relokasi Pedagang

Administrator - Selasa, 08 Juni 2021 14:31 WIB
Pasca Kebakaran Pasar Tradisional Kotapinang,Pemkab Labusel Belum Relokasi Pedagang

LABUSEL | Sumut24 .co

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Pemkab Labusel) belum menginveritasi tempat untuk relokasi para pedagang pasca kebakaran pasar tradisional Kotapinang yang terjadi Senin 7 Juni 2021 malam kemarin.

Kepala Bagian (Kabag) Humasy Pemkab Labusel, Torkis terkejut saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Selasa (86/2021) guna meminta penjelasan langkah pemkab selanjut pasca terjadinya peristiwa kebakaran tersebut.

Bahkan, ia juga tidak mengetahui telah terjadi musibah yang menghanguskan ratusan kios di pasar tradisional Kotapinang tersebut. Ia berdalih bahwa dirinya sedang berada diluar kota ketika terjadi kebakaran.

Terpisah, Kapolsekta Kotapinang AKP Bambang Gunanti Hutabarat mengatakan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebanyak 120 kios itu diduga terjadi korsleting arus listrik.

Akibat dari peristiwa kebakaran itu, diperkirakan kerugian mencapai Rp.9 milar. Tidak korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut,” ujar Bambang dihubungi, Selasa (8/6/2021).

Kondisi pasar tradisional Kotapinang pasca insiden menyisakan puing-puing bangunan yang hangus terbakar. Pedagang Bantuan Petugas Damkar Pemkab Labusel terlihat membersihkan puing-puing bangunan.(DB)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi Hangat dengan PCNU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Asahan
Wawancara Seleksi Calon Dewan Pengawas PDAM
Pemkab Solok Perkuat Komitmen Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Tekan Angka Anak Berisiko Putus Sekolah
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
Kapolres Asahan Jalin Kemitraan Erat dengan Insan Pers, Sinergi Kokoh Jaga Kamtibmas dan Sebarkan Informasi Akurat
Cegah Tawuran Dini Hari, Polres Asahan Amankan 5 Remaja Bersama Sajam Berbahaya
komentar
beritaTerbaru