sumut24.co - Medan
Baca Juga:
Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis pada tahun 2026 untuk memperkuat konektivitas di wilayah tertinggal, terluar, terpencil, dan perbatasan (3TP). Program strategis daerah ini juga menyediakan akses transportasi gratis bagi para pelajar yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah agar lebih mudah beraktivitas setiap harinya.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa layanan ini diprioritaskan bagi 18 kabupaten/kota yang dinilai masih membutuhkan dukungan transportasi. Pada tahap awal tahun 2026, operasional difokuskan di lima wilayah, yakni Nias Utara, Samosir, Batubara, Padang Lawas Utara, dan Asahan, yang kemudian akan diperluas secara bertahap hingga tahun 2030.
Untuk mendukung kelancaran operasional, setiap kabupaten mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp600 juta dengan skema pembelian layanan bekerja sama dengan pihak ketiga atau operator transportasi lokal. Jenis armada yang disesuaikan dengan kondisi wilayah meliputi bus Hiace, bus L, hingga mobil Carry untuk daerah Nias Utara dengan jarak tempuh layanan mencapai 60 kilometer per hari.
Peluncuran resmi program bus perintis ini direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, paling cepat pada pekan depan di Kabupaten Asahan. Pemerintah Provinsi Sumut berharap kehadiran moda transportasi gratis ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala mobilitas masyarakat dan pelajar di daerah. Rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News