Sabtu, 15 Agustus 2026

Gandeng BRIN dan Harika Foundation, BPKH Cetak Gen Z Jadi "Dai Sejuta Mimbar" Edukasi Haji Muda

Administrator - Sabtu, 15 Agustus 2026 00:15 WIB
Gandeng BRIN dan Harika Foundation, BPKH Cetak Gen Z Jadi "Dai Sejuta Mimbar" Edukasi Haji Muda
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundation luncurkan Program Dai Sejuta Mimbar berbasis digital. Foto.ist
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundation untuk mengusung strategi baru dalam mengampanyekan gerakan haji muda. Melalui pendekatan ini, Generasi Z tidak hanya ditempatkan sebagai target sosialisasi, melainkan didorong menjadi kreator konten dakwah digital secara aktif.


Sinergi tiga lembaga tersebut resmi diperkenalkan lewat agenda Sosialisasi Haji Muda dan Program Dai Sejuta Mimbar bertajuk "Generasi Muda sebagai Penerus Dakwah Berbasis Platform Digital", yang berlangsung di Aula SMA IT Al Fityan Medan, Sumatera Utara, Jumat (14/8) sore. Agenda ini menggalang kolaborasi lintas sektor yang menghimpun regulator keuangan haji, periset negara, kalangan pesantren, komunitas, akademisi, hingga perbankan syariah.


Tiga Peran, Satu Ekosistem

Sinergi ini dirancang saling melengkapi. BPKH berperan sebagai penggerak literasi dan kesiapan finansial jemaah muda. BRIN dan akademisi yang terlibat menyumbang basis riset dan kajian kebijakan mengenai perilaku menabung, tata kelola dana haji, serta pola konsumsi informasi keagamaan generasi muda, agar program yang dijalankan berpijak pada bukti, bukan asumsi. Harika Foundation menghadirkan saluran eksekusi di lapangan melalui gerakan Dai Sejuta Mimbar, yang menerjemahkan hasil riset dan kebijakan menjadi bahasa, format, dan kanal yang akrab bagi anak muda.


"Haji bukan hanya tentang keberangkatan ke Tanah Suci, tetapi juga tentang membangun komitmen jangka panjang melalui perencanaan keuangan yang disiplin. Semakin dini memulai, semakin besar peluang generasi muda mewujudkan cita-cita berhaji," ujar Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, S.H., M.H., LL.M., dalam opening remark-nya. Ia menambahkan bahwa dengan masa tunggu haji yang panjang di sejumlah daerah, keputusan mendaftar di usia muda memiliki nilai strategis. Peningkatan literasi pengelolaan keuangan haji, menurutnya, adalah fondasi agar kesiapan spiritual berjalan seiring dengan kesiapan finansial. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih ke sekolah karena telah berkenan menjadi sosialisasi kegiatan haji muda dan dai sejuta mimbar kali ini.


Kepala SMA IT Al Fityan Medan, Ustadz Pilmon Ginting, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, di era digital seperti saat ini, peningkatan awareness generasi muda terhadap isu haji dan dakwah dalam era digital menjadi isu yang relevan. Apalagi sekolah islam terpadu perlu menyiapkan generasi yang kuat dalam pemahaman agama sekaligus mampu menjawab tantangan zaman melalui pemanfaatan teknologi secara bijaksana.


Terobosan: Mimbar yang Berpindah ke Layar

Titik terobosan kegiatan ini terletak pada Program Dai Sejuta Mimbar: gerakan nasional yang diperkenalkan oleh salah satu tim Gerakan Dai Sejuta Mimbar dari Harika Foundation, Fatchul Wachid. Program ini berangkat dari satu premis sederhana: mimbar dakwah hari ini tidak lagi berdiri tunggal di masjid, tetapi berpindah ke layar genggam. Setiap anak muda yang memegang ponsel, pada dasarnya, sedang berdiri di atas mimbarnya sendiri.

Melalui kompetisi Dai Sejuta Mimbar, peserta ditantang memproduksi konten dakwah yang kreatif, inspiratif, dan relevan dengan keseharian generasi muda, termasuk konten yang mengangkat tema kesiapan haji sejak usia muda. Peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pendampingan untuk berkembang sebagai kreator dakwah digital dan menjadi bagian dari jejaring dakwah yang menjangkau masyarakat lebih luas.

Pendekatan ini membalik pola sosialisasi konvensional. Alih-alih menyampaikan pesan haji muda kepada generasi Z, program ini menempatkan generasi Z sebagai penyampai pesan itu sendiri, dengan gaya bertutur, estetika, dan platform yang mereka kuasai.


Talkshow: Menabung, Literasi, dan Layar

Sesi talkshow interaktif mempertegas tiga jalur menuju haji muda. Bapak Indra Gunawan, Anggota Badan Pelaksana BPKH menekankan peran generasi muda untuk meneruskan risalah kenabian dan harus mampu menginfluence orang lain dalam melakukan kebaikan dengan memanfaatkan media sosial yang dimiliki. Juni Supriyanto, selaku Deputi Bidang Penghimpunan BPKH memaparkan komitmen BPKH memperluas edukasi haji hingga ke ruang-ruang anak muda. Banu Muhammad menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung dan disiplin perencanaan keuangan sejak dini. Sementara itu, Irwanda Wisnu Wardhana mengajak peserta merefleksikan kehidupan di era digital dan bagaimana potensi ekonomi digital perlu dimanfaatkan oleh para generasi muda saat ini. Hal ini diperkuat oleh paparan Meidy Ferdiansyah yang menyampaikan materi bahwa membangun kekayaan harus memiliki tujuan, termasuk mendukung keberhasilan berhaji di usia muda


Melalui sinergi pemerintah, lembaga riset, akademisi, pesantren, komunitas, dan sektor perbankan syariah, kolaborasi ini diharapkan melahirkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesiapan spiritual, finansial, sekaligus kompetensi digital. Untuk menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Hubungan Bilateral, Konjen India di Medan Gelar Acara Promosi Pariwisata Sumatra–India
PWPM Dorong Pemko Medan Lindungi 16.000 Pemulung Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, Lima Rumah Rusak
Big Bad Wolf Books Hadir di Medan Sambut Libur Sekolah
"Yoga For Media", Gandeng Jurnalis Sebarkan Pesan Sehat
Merayakan 1 Dekade di Indonesia, Bazar Buku Internasional BBW Hadir di Delipark Mall Medan
komentar
beritaTerbaru