Senin, 22 Juni 2026

Tekan Risiko Stroke pada Wanita, Columbia Asia Hospital Aksara Gencarkan Skrining Dini

Administrator - Senin, 22 Juni 2026 17:54 WIB
Tekan Risiko Stroke pada Wanita, Columbia Asia Hospital Aksara Gencarkan Skrining Dini
sumut24.co - Medan

Baca Juga:
Di tengah kesibukan mengelola rumah tangga dan mengejar karier, banyak wanita Indonesia yang tanpa sadar mengabaikan sinyal-sinyal kecil dari tubuh mereka. Rasa pusing, kelelahan kronis, hingga jantung berdebar sering kali dianggap sebagai dampak stres biasa atau tanda awal menopause. Padahal, di balik gejala-gejala "samar" yang kerap diabaikan tersebut, ada ancaman kesehatan yang nyata.

Menyambut Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh pada bulan Mei ini, data kesehatan terbaru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Prevalensi penyakit jantung pada wanita di Indonesia kini mencapai angka yang cukup tinggi, yakni sekitar 1,6%, mengungguli angka prevalensi pada pria. Hipertensi pun menjadi pemicu utama yang sering kali tidak terdeteksi hingga akhirnya memicu komplikasi serius, seperti stroke atau gagal jantung.

Dokter Spesialis Jantung di Columbia Asia Hospital Aksara, dr. Muhammad Ginanjar, Sp.JP(K), FIHA, FAPSIC, menjelaskan bahwa karakteristik hipertensi pada wanita memiliki keunikan tersendiri.

"Gejala hipertensi pada wanita, terutama pada usia produktif hingga paruh baya, sangat bervariasi dan cenderung tidak khas. Hal ini sering membuat mereka abai dan menganggapnya hanya sebagai kelelahan biasa," ungkap dr. Ginanjar.

Beliau menambahkan bahwa faktor hormonal, terutama saat memasuki masa menopause, sangat memengaruhi elastisitas pembuluh darah wanita. Oleh karena itu, langkah preventif harus diambil sejak dini.

"Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, pengendalian yang lebih intensif dan deteksi dini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan," tegasnya.

Pentingnya kesadaran ini juga ditegaskan oleh dr. Mardianto, SpPD, K-EMD, FINASIM, selaku Hospital Director Columbia Asia Hospital Aksara. Menurutnya, literasi kesehatan mengenai deteksi dini harus menjadi gerakan bersama di masyarakat.

"Kami melihat bahwa edukasi yang tepat adalah langkah pertama dalam pencegahan. Dengan mengenali risiko sejak dini, kita tidak hanya menyelamatkan satu nyawa, tetapi juga menjaga kesejahteraan satu keluarga yang sering kali bertumpu pada peran seorang wanita," ujar dr. Mardianto.

Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, layanan kardiologi di Columbia Asia Hospital Aksara kini mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif. Melalui pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan tim ahli, masyarakat diharapkan dapat lebih proaktif dalam memantau tekanan darah sebelum gejala berkembang menjadi kondisi kronis.

Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Columbia Asia Hospital Aksara juga menghadirkan layanan Skrining Stroke. Layanan ini dirancang sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin guna membantu masyarakat mengenali kondisi tubuh mereka secara mendalam.

Dengan langkah proaktif ini, masyarakat—khususnya para wanita usia produktif—diharapkan dapat terus beraktivitas dengan optimal dan hadir sepenuhnya untuk momen-momen penting dalam hidup. Hipertensi mungkin dikenal sebagai 'silent killer', namun dengan kesadaran dan tindakan medis yang tepat, risiko ini dapat dikendalikan demi masa depan yang lebih sehat. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Hari Hipertensi Sedunia, Columbia Asia Hospital Aksara Dorong Skrining Dini untuk Wanita Usia Produktif
komentar
beritaTerbaru