Telur Ayam Isi 2 Kuning Untungkan Konsumen

Medan-SUMUT24
Banyak keuntungan yang diperoleh pedagang kedai kopi atau penjual nasi goreng dengan memberi telur ayam berisi dua kuning. Selain harganya murah banyak keuntungan yang diperoleh. Hal itu dikatakan Tengku (45) pedagang kedai kopi di Jalan Iskandar Muda depan Gedung Wanita Karo Medan,  Senin (30/5).
Sejak sepekan ini Tengku meyediakan telur ayam isi dua kuning bagi pemasan mie rebus atau mei goreng bagi pelanggannya. ‘Bila ada pelanggan yang memesan mie, saya bilang ini telurnya isi dua kuning sehingga mie nya lebih enak dan nikmat,” ujar Tengku.
Pelanggan justru tak keberatan dan malam enjoy. Makanya sekarang ini saya sengaja memesan telur ayam Broiler berisi dua kuning. “Telur ini tak ada dijual di pasaran, harus dibeli (pesan) langsung. Ada agen yang mengantar dari perernakan ayam di Talunkenas, Deliserdang, Sumut,” beber Tengku seraya mengatakan untul seporsi mie kuah/goreng pakai telur isi kuning dua dijual Rp 10 ribu. “Biasanya saja jual seporsi Rp 8 ribu, karena pakai telur kuning dua jadi Rp10 ribu,’ ujarnya.
Sementara itu Andi (40) agen yang mengantar langsung telur ayam isi kuning dua ini mengatakan telur ayam itu perbutirnya dijual Rp 1.500. Sementara harga telur ayam kuning satu antara Rp 1.100 hingga Rp 1.300 per butir.
Telur ayam isi dua kuning ini belum dikenal masyarakat atau konsumen. “Telur ayam berisi dua kuning ini hanya dikonsumsi keluarga pegawai peternakan telur ayam yang ada di kawasan Telunkenas saja. Kebetulan saya bekerja sebagai pengawas lapangan di peternakan itu,.makanya ada ide memesarkan telur ayam ini ke Medan,’ ujar Andi .
Dikatakan Andi, pengusaha ternak ayam sengaja menyuntikkan vitamin dan menu makanan ke ayam-ayam yang diternaknya dengan dosis lebih, sehingga ayam petelur bisa menghasilkan telur ayam isu kuning dua.
Untuk mengetahui dalam telur ayam ini berisi kuning dua cukup gampang, sehingga konsumen tak mudah tertipu. “Selain bentuk telur ayamnya lebih besar dan tinggi, pada bagian tengah telur ini tampak ada guratan (urat-urat) yang menelilingi telur,’ ujarnya sambil perlihatkan urat-uratnya.
Mulanya orang tak percaya kalau telur yang saya jual ini berisi kuning dua. Tapi setelah dipecahkan, barulah orang yakin kuningnya ada dua dalam satu butir telur.
“Saya pernah diajak taruhan untuk membuktikan kalau telur ayam yang saya jual ini berisi kuning dua. Saya tantang orang untuk memecahkan sepapan telur ayam dan melihat semua isinya apakah benar berisi kuning dua. Karena saya bukan tukang sulap alias penipu, maka saya yang menang,” aku Andi.
Dikatakannya lagi, menjelang masuknya Ramadhan dan Lebaran nanti kebutuhan warga akan telur ayam cukup tinggi. “Saya himbau masyarakat membeli telur ayam berisi kuning dua, selain harganya murah, bisa lebih puas mengkonsumsinya,” ujar Andi. (R03)