Target Penurunan Stunting 11%, Ini Kata Sekda Palas

 

Palas,Sumut24.co
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Padanglawas (Palas) Arpan Nasution S.Sos menargetkan Palas turunkan angka stunting 11% (persen) tiap tahunnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekda Arpan Nasution S.Sos saat membuka dan menjadi pembicara dalam acara Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Padanglawas, bertempat di Aula Hotel Al-Marwah, Jalan Ki Hajar Dewantara, Pasar Sibuhuan, Rabu (14/09/22)

Mengawali sambutannya Sekda Palas yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Palas mengatakan, tingginya angka stunting di Kabupaten Palas yang berada di angka 42 persen, tentu menjadi pemikiran dan PR kita bersama, Karena akan sangat berpengaruh terhadap kuwalitas SDM di Padanglawas.

Untuk kita ketahui bersama ungkap Sekda, Pemerintah Pusat menghimbau kepada seluruh daerah di Indonesia untuk menurunkan angka stunting diangka 14 persen tiap tahunnya, ungkap Sekda.

“Berdasarkan hal itu Kabupaten Padanglawas dalam hal ini akan mencanangkan penurunan angka stunting di angka 11 persen tiap tahunnya, dan insyallah jika memungkinkan kita akan menargetkan di angka 14 persen sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat”, terang Arpan.

Lebih lanjut Arpan Nasution menghimbau agar dalam perceparan penurunan stunting ini, OPD dapat bersatu, perkuat koordinasi, jangan bekerja sendiri-sendiri, untuk secara bersama menurunkan angka stunting dengan berbagai intervensi sensitif dan spesifik, Pungkas Sekda Arpan Nasution.

Hal senada diungkapkan Kordinator Bidang KBKR BKKBN Sumut Ahmad Sofian Rangkuti SE,.MAP dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa angka stunting dipastikan tidak dapat turun jika hanya ditangani oleh satu dua OPD.

Oleh karena itu, melalui pertemuan ini mari kita padukan seluruh kegiatan, baik dukungan kegiatan dari Perwakilan BKKBN Provinsi, kegiatan dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Dinas PPKB dan lainnya dalam upaya percepatan penurunan stunting, terang Sofian

Lebih lanjut diungkapkannya bahwa untuk Perwakilan BKKBN sudah melatih 330 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Padanglawas dengan total 990 orang yang terdiri dari Kader PKK, Kader KB dan Bidan, untuk secara aktif melakukan pendamping terhadap keluarga beresiko stunting, calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan dan ibu yang memiliki balita usia sampai dua tahun.

Pantauan Mitanews.co.id di lapangan setelah acara di buka seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan narasumber Bappeda Palas Asril Hafif Sachmud , dan Dinas PP2KBP3A Palas Ida Hannum, SKM, dari Satgas Stunting serta dilakukan diskusi dan tanya jawab.

Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Bidang KB/KR Perwakilan BKKBN Sumut – Ahmad Sofian Rangkuti, SE,MAP mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Asisten III Drs Amir Soleh Nasution, Kaban Bappeda Palas, Kepala OPD Terkait, AKP Rahmad Saleh Nainggolan mewakili Polres Padanglawas, Perwakilan Dandim, Rektor ITS Paluta, Kementerian agama dan lainnya dengan total 50 orang peserta.zal